DUA SEJOLI

Kupu-kupu terbang ditemani angin yang menyelimuti dengan lembut
Bersama sang kekasih bergandengan tangan, arungi hidup bermahkotakan cinta
Mencari dahan yang tawarkan hamparan penuh aroma dan kelembutan
Untuk bersama memadu kasih bernafaskan cinta

amf*27.03.07

HANYA MEMIKIRKANMU

Disaat kubangun dipagi hari..
Pikiranku langsung tertuju padamu..
Sudah bangunkah kekasihku?
Bila bantal ini mampu berkisah..
Ia akan katakan.. 'Sudah ratusan kali aku dipeluknya.. bersama bayangan dirimu..'

Melangkahkan kaki ini beranjak keluar rumah, bergelantungan didalam bus, berada di meja kerja hingga kembali melangkah pulang..
Tak pernah sedikitpun pikiran ini lepas dari bayanganmu..
Sedang apakah kamu? Sudah makankah? Apakah harimu menyenangkan?
Karna banyak kisah yang sesungguhnya ingin kubagi bersamamu..

Rasa rindu kian bertambah saat kupandangi boneka..
Yang seakan mainkan memori disaat kau memberikannya..

Hingga saat tiba di rumah, hanya kamu yang kutunggu..
Sambil memeluk bantal ini dipembaringanku..

Kini aku begitu takut untuk memikirkanmu..
Takut hadirkan bayanganmu di kerinduan hati ini..
Karna ngeri jika paranoid yg kau katakan itu sungguh terjadi..

Yang ada di hati ini..
Sesungguhnya hanyalah pikirkan kekasihku yang aku rindu..
Hanya itu saja..

Salahkah semua ini?

amf*25.03.07

Semuanya tentang kamu

Saat matahari mengintip dibalik jendela ,
Ku buka kedua mata ini tuk ulaskan senyumanku untukmu..

Saat kurasakan hangatnya air menyirami tubuhku..
Seakan bawa daku tuk rasakan hangatnya berada didalam pelukanmu..

Saat angin bermain lembut di pipi meniupkan rambutku..
Seakan terbangkan aku hingga kelangit ke tujuh..

Semua yg kulihat, kupikir, kurasa..
Semua itu mengingatkanku akan dirimu..

amf*23.03.07

Mencintai dengan hati

Disaat pandangan mata berpadu dan timbulkan ketertarikan hingga menghasilkan cinta di hati.
Disaat usia semakin bertambah dengan tubuh yang berubah lemah..
Serta wajah yang mulai dihiasi dengan kerutan..

Segalanya terasa berbeda karna melihat pancaran diri yang telah berubah.
Namun adakah ketertarikan serta cinta yang dulu berkobar akan tetap sama?
Apakah cinta itu akan tetap memandang dengan cara yang sama seperti dulu..
Disaat segalanya terlihat baik dan indah adanya?

Bila pancaran diri yang berubah itu tetap mendapatkan cinta yang sama..
Cinta yang tetap bersemayam didalam hati..
Hingga apapun takkan mampu mengubah perasaan yang ada di hati,
Meski wajah berubah rupa.. dan walaupun tubuh berganti raga..
Namun cinta yang ada di hati tetap dapat mengenali kekasih hati yang selalu dicintainya.

amf*23.03.07

Adakah namaku terukir indah disana... ?

Bawa daku sampai dikedalaman hatimu..
Tuk melihat dan menggenggam,
Adakah cinta itu sungguh ada didalamnya..
Adakah namaku terukir indah disana...
Di tempat terindah ditepian hatimu..

amf*23.03.07

Tetap tersenyum

Kehidupan yang keras membuat setiap manusia seakan berlomba untuk menjadi pemenang dalam setiap peran yang dilakoninya
Impian seakan berlari jauh sedangkan untuk mengejarnya saja sudah dibunuh oleh setiap kenyataan yang ada

Kebahagiaan seakan berada di awan tertinggi hingga sulit untuk diraih oleh setiap orang
Mimpi demi mimpi saling tertindih untuk temukan kunci dari kebahagiaan itu

Setiap realita yang ada menjadi pembunuh bagi sang mimpi
Hingga seulas senyuman saja terasa sulit untuk dipentaskan
Berapa banyak lagi mimpi yang harus mati, hanya karena hilangnya sebuah senyuman ?

amf*21.02.07

KEKUATAN CINTA

Setiap kata yang terucap bagai embun penyejuk bagi jiwa yang dahaga
Perhatian penuh ketulusan bagai penegas setiap ungkapan cinta
Menjadi sumber kekuatan bagi tumbuh dan kembangnya sang bunga cinta

amf*20.02.07

Selamat datang Cinta

Disaat dia datang, waktu seakan berhenti
Karna setiap detiknya bermain di kelopak mata
Disaat dia merengkuhku, waktu terasa cepat
Buatku terbuai dan terpana akan setiap sentuhannya
Disaat jiwa ini melambung tinggi
Kudapati aku tersenyum penuh makna

Selamat datang duhai pujaan hati
Penuhiku dengan kasih tulusmu
Bawa aku terbang tinggi sambil memelukku erat
Hingga hanya ada aku dan kamu saja didalam ketinggian ini
Bersama sang pencipta, nikmati keindahan cinta kita dan semesta alam ciptaanNya

amf*20.02.07

Akankah cinta ini kan abadi ?

Tuhan telah mengubahku..
Dengan waktuNya, hati ini pun berubah..

Dan disaat cinta itu datang..
Dengan keraguan, kucoba ikuti alunan musiknya
Dengan kekuatan yang ada, kucoba selami perasaan ini
Sampai akhirnya cinta ini telah mendekapku erat
Membuatku melayang tinggi dengan awan putih disekelilingku
Seakan berada didalam mimpi..

Akankah cinta ini kan abadi ?
Semoga sentuhannya tidak membuatku melayang terlalu tinggi
Hingga tetap kulihat batas antara kenyataan dan mimpi..
Tuhan kumohon hadirlah didalam cinta ini..

amf*19.02.07

Rindu..

Hai angin..
Kemanakah kau akan bergerak malam ini?
Dapatkah kau jumpai kekasihku?
Bisakah pelukan dan ciuman ini kutitipkan padamu?

Bawa aku dengan sayap2 awanmu.. tuk bersamamu..
Menghampirinya.. membuatkan kejutan untuknya..
Tuk katakan rasa cinta ini..
Hingga kerinduan ini pun dapat terobati

amf*19.02.07

Jarak..

Jarak yang terbentang diantara kita membuat cinta ini semakin tumbuh
Perasaan yang awalnya kuragukan, kini tlah membuatku mabuk kepayang
Jarak telah membuat hati ini terasa dekat

amf*19.02.07

For someone that I love..

Didalam mencintai seseorang kita harus siap menerima segala hal yang ada pada dirinya.. kesulitan terbesar adalah menerima diri orang itu apa adanya.. karena kecenderungan setiap orang adalah menunjukkan keegoisannya.
Saya ingin begini.. ingin begitu.. saya ingin ini.. ingin itu.. saya ingin kamu begini..
Hingga disaat ego itu terus mengalir kepermukaan dan membuat salah satu pihak merasa tidak nyaman karena harus terus meredam keegoisannya.

Didalam mencintai, setiap orang ingin selalu diperhatikan.. didengarkan.. dan dicintai. Namun dikala kebutuhan itu mulai terasa tidak terpenuhi maka timbul kecewa didalam hati dan tak heran terjadilah kekecewaan, kekesalan, marah, hingga adanya pertengkaran.

Disaat menyukai seseorang aku mencoba untuk menunjukkan perasaan melalui perhatian dan segala bentuk kasih untuknya. Karena aku sering mengalami kesulitan didalam mengungkapkan kata suka dan cinta secara langsung. Bentuk perhatian semacam itulah yang digunakan sebagai ungkapan kasihku untuknya.

Seiring dengan waktu, ia telah mengajarkanku untuk berani mengungkapkan secara jelas karena baginya.. itu sangat berarti, untuknya, karena ia merasa dimiliki olehku.

Disaat ku merasakan keegoisan seorang pria.. aku merasa tidak diperhatikan.. tidak dipedulikan.. tidak disayangi.. meski mulutnya katakan cinta namun tindakannya menunjukkan kecintaannya pada dirinya sendiri.

Disaat kumemandang wajah Yesus.. Aku jadi teringat akan kecintaanku kepadaNya..
Berulangkali selalu kuungkapkan dan kunyatakan.. Tuhan, aku mencintaiMu.. sangat mencintaiMu.. melebihi apapun didunia ini..
Dan aku pun teringat akan kecintaanNya kepadaku.. Ia selalu ada untukku.. setiap kegelisahan muncul didalam hati ini, Ia selalu tenangkan jiwaku..
CintaNya kepadaku tidak perlu diragukan lagi.. baik melalui ucapan maupun tindakanNya.

Berbeda dengan cintaku.. aku masih mencintaiNya dengan syarat.. aku mencintaiNya dengan penuh harapan.. karena adanya pamrih..
Itulah kecenderungan diriku sebagai manusia yang masih harus terus belajar mencintaiNya dengan cintaNya sehingga cintaku menjadi penuh dan menjadi cinta yang sejati hingga saatnya nanti Ia akan dapati aku tetap setia padaNya.. tetap mencintaiNya.. meski saat ini aku masih dengan kecenderungan itu namun aku yakin dengan tangan kasihNya dan dengan kasih suciNya Ia akan terus ajarkan aku untuk mencintaiNya dengan tulus.. Tuhan ajari aku..

Disaat ku mencintai seseorang dengan amat sangat dalam, aku berusaha membahagiakannya sepenuh hatiku.. sederas arus cintaku. Namun disaat balasan yang kudapati tidak sesuai dengan harapanku.. aku merasa bahwa aku mencintainya dengan pamrih. Aku mengharapkan ia mencintaiku seperti aku mencintainya..
Aku mencintainya seperti aku mencintai Yesusku.. mencintai dengan menuntut balasan.

Tuhan, ajari aku untuk mencintaiMu dengan tulus.. melebihi apapun yang ada di muka bumi ini.. secara tulus.. tanpa syarat.
Tuhan, ajari aku untuk mencintai orang yang kukasihi secara tulus.. tanpa menuntut balasan.. tanpa pamrih.

Aku sungguh mencintaiMu dan aku mau mencintaiMu dengan segala rakhmat yang Kau berikan padaku.. hingga cintaku padaMu sungguh melebihi cintaku pada siapapun dimuka bumi ini bahkan melebihi diriku sendiri.
Aku sungguh mencintai kasihku dan aku mau memberikan kasihku yang tulus untuknya.. semampuku.. dengan segenap kekuatan cintaku dan cinta yang kuterima dariMu, akan kupersembahkan cintaku yang termanis dan terindah ini untuknya… bahwa kasihMu mengalir indah untuknya..

For someone that I love..

Knowing you..
Its more than just I Like to See you and Remember all things about you..
But.. it is about.. Care of you.. and to Giving you all My Love with all I have.

I love the way you love me
I love you with every breath I take
I love you..

amf*14.02.07

Misteri Cinta

Kala ia datang menghampiriku..
Aku seakan berselimutkan cinta
Dan hati yang keras pun kian melemah

Kala tembok hati ini pun melembut..
Terasa sekali setiap tusukan panah yang ia berikan
Hingga setiap pucuknya tertancap dalam di hati ini

Kala aku terpesona akan setiap taburan cintanya..
Bunga2 tlah bermekaran ditepian hatiku..
Ia yang kian memperdayai membuatku tak mampu melupakannya..
Apalagi tuk menghindarinya.. tak ada lagi kekuatan untuk menolak..
Kini aku semakin terperosok kedalamnya...

amf*13.02.07

Lautan KasihNYA

Merasakan kasih sama halnya dengan berada di tengah lautan luas yang tak berujung..

Untuk menggapai suatu daratan, memerlukan usaha keras untuk meraihnya..
Berenang adalah satu2nya cara yang terpikir untuk membuat kepala ini tetap berada diatas air.
Setelah mengerahkan segala kekuatan, dan disaat ombak besar datang menghampiri… aku seakan berjalan mundur tak tentu arah…

Sampai akhirnya kudapatkan sebatang kayu yang sedang mengambang bersamaku, yang sepertinya mampu menjadi tempatku bersandar.. maka kusandarkan tubuh ini pada batangnya sambil mengurangi kelelahan ini… kuikuti kemana ia membawaku sambil terus kupandangi kejauhan.. membayangkan adanya daratan disana..
Kuarahkan pandanganku ke segala arah…. Sesering aku melakukannya, sesering itu pula aku hampir terlepas darinya… tubuhku merosot.. dan membuatku kembali memperkuat sandaranku padanya sambil mencoba diam tak melakukan gerakan2 perlawanan, agar ku tak lepas lagi..
Kulakukan terus, mengikuti kemanapun ia membawaku..

Disaat kayu terasa diam, aku pun harus kembali berenang sambil memeluk erat sang kayu, namun karena beratnya.. aku jadi hampir hanyut, dan akhirnya kayu itu pun harus kulepaskan…

Kini aku sendirian ditengah lautan ini… rasa lelah membuatku diam.. mengikuti aliran air dari lautan ini, tanpa melawan…. Kuikuti setiap gerakannya… bagaikan memandangi gemulainya tarian.. berteman gemuruhnya senandung lagu nan merdu, seakan terdengar indah di telinga ini..

Semua terasa damai… meskipun mata ini tetap tak melihat adanya daratan, namun aku yakin aliran ini akan membawaku ke tujuan.
Aku tidak merasa takut… bahkan aku merasa menikmati setiap aliran air yang bergerak mengitari tubuhku.. yang seakan membelai lembut wajahku.. kesegarannya terasa menyejukkan hati ini..
Selama aku mengikuti aliran gerakannya maka aku takkan tenggelam…



Lautan adalah salah satu gambaran Kasih Allah padaku… kupikir dengan mendapatkan daratan, aku pasti meraih kebahagiaanku…
Namun sebenarnya DIAlah, Sumber kebahagiaanku.. ada disekitarku… bagaikanku terhempas ditengah lautan… demikianlah KasihNYA .. berlimpah atasku… selimuti aku…

Betapa seringnya aku berusaha mencari sebuah kasih…
Untuk meraih kebahagiaan, aku mencoba dengan keras menggunakan segenap kekuatanku
Dengan berenang kupikir aku dapat berjuang melawan derasnya air yang kukira dapat membawaku mendekati daratan..
Sebatang kayu yang kutemui adalah sosok dalam hidupku yang kuanggap dapat menjadi tumpuanku … penopangku dalam meraih kebahagiaanku..
Awalnya dapat kusandarkan kepala ini.. namun disaat tujuan kami berbeda.. keegoisan membuat kami harus berpisah.. berjalan sendiri2.. entah siapa diantara kami yang akan hanyut karena tak mampu menahan derasnya gelombang kehidupan..
Tak ada yang abadi di dunia ini.. cepat atau lambat kami harus berpisah..
Hingga membuat hati ini harus teriris dan terluka disaat harus menghadapi ombak yang seakan hendak menghanyutkan tubuh ini..

Dan setelah keegoisan menenggelamkan jiwa ini hingga melemah.. aliran air seakan bersahabat dan terus mendorongku.. ciumi aku dengan kelembutannya.. memeluk aku dengan tangan kasihnya.. jiwa ini pun terasa tentram dan bahagia…

Hanya KasihMU ya Tuhan yang abadi… yang akan tetap selalu ada bersamaku…
Meski diri ini buruk rupa atau bahkan berlimbah kedegilan dan kehinaan, namun KAU tetap ada bersamaku.. tetap mau menerima diriku apa adanya…


amf*31.01.07

KETAKUTANKU

Aku serasa berdiri dipuncak ketinggian untuk menggapainya,
Namun disaat kuraih awan itu.. aku takut keseimbanganku goyah hingga ku jatuh.
Dan setelah aku menggapainya dan kulihat tanganku.. tak ada apapun yang melekat..

Yang ada hanya kehangatan, meski hanya kabut putih yang terlihat didepan mata
Merasakan kelembutan selimut sang cinta
Sambil terus memandang tembok yang siap melumat semua ini dan melunglaikan aku
Kucoba terus keraskan hati tuk tutupi setiap resah, takut dan kesedihan yang bakal terjadi
Guna menyangkali kelemahan diri agar air mata tidak mengalir di titik terendah ini
Dan membuat tembok pemisah itu semakin terasa menyesakkanku

Baiknya rasa tak diungkapkan
Untuk melihat senyum dibibirnya yang bisa kulihat
Meski mempertanyakan adakah senyuman itu akan tetap ada melekat dihatinya ?

amf*26.01.07

Bila bukan sekarang..

Bila bukan sekarang..
Kapan aku mampu untuk kehadiran seseorang disisiku ?

Tuhan.. tolong beri aku petunjuk dan kekuatanMu..
Didalam membuka setiap relung hati ini,
Agar langkah kaki ini pun semakin mantap..

amf*19.01.07

Menertawakan diri sendiri

Mengakui kelemahan diri
Mencoba melembutkan kekerasan hati dan mengakui kelemahan
Membuat jiwa ini semakin dicerahkan…
Dan akhirnya aku.. menertawakan diri sendiri…

amf*19.01.07

Penghuni Pintu Kecil

Saat dilahirkan ke dunia, kita lahir dengan telanjang tanpa membawa apapun. Semakin besar.. kita harus berjuang dengan memperjuangkan hidup ini… berusaha untuk membajui diri ini dengan hal2 yang sebenarnya adalah suatu kefanaan saja… itulah inti yang kudapat dari buku yang berjudul : “Membajui diri yang telanjang”


Disini aku terdiam… memandang pintu-pintu kamar yang ada dalam rumah ini. Setiap pintunya dihuni oleh 1 orang, dan setiap lorongnya terlihat lengang… kosong bak tempat kost tak berpenghuni.

Saat lahir, kita tidak membawa apapun… kemudian kita dibesarkan oleh orangtua.. belajar… sekolah… bekerja… mencari nafkah..

Di lorong ini, aku duduk disebuah bangku kayu menghadap sebuah tembok yang memiliki beberapa buah pintu.
Kupandangi pintu yang ada dihadapanku… tampaklah sebuah nama dan sebuah foto… setelah kualihkan pandanganku ke pintu lainnya.. ternyata itu adalah nama dan foto dari penghuni setiap pintu.
Selama duduk, tak kulihat orang yang lalu lalang dan juga tidak kudengar suara sedikitpun, mungkin penghuni didalamnya sedang beristirahat dibalik pintu itu.

Dan pikiranku pun melayang….
Setiap orang pasti ingin bahagia.
Aku tidak tau dan pastinya tidak semua dari mereka.. penghuni pintu itu yang berharap ataupun bercita2 ingin tinggal didalamnya.

Untuk membangun sebuah keluarga, kita harus bekerja.. mencari uang untuk membangun sebuah rumah yang layak huni.. kemudian mengisinya dengan kebutuhan2 kita bersama orang2 tercintai… lalu berjuang untuk mempertahankan kehidupan keluarga serta membahagiakan orang2 yang kita cintai.. suami/istri, anak.

Bekerja membanting tulang… hingga tubuh yang ada dibalik usia yang tua itu tidak mampu melakukan apa2 lagi… seakan tidak berguna lagi di dunia ini… tiada lagi harapan… dan juga semangat… yang ada hanyalah ketidakpedulian… hingga rasa tak berdaya untuk disingkirkan…

Rumah yang tadinya dibangun dengan keringat berpeluh dan air mata, kini tak lagi dapat dinikmati… karna yang ada dihadapannya hanyalah sebuah pintu kecil, yang selalu saja menjadi pemandangan membosankan disetiap detikan usia yang tersisa.

Bila saja waktu dapat kembali berputar, ingin rasanya membuat pintu yang besar dengan pintu2 lain didalamnya sejak muda dulu… hingga tidak hanya menjadi penghuni pintu yang kecil, namun pintu besar milikkku tetaplah menjadi milikku.. pondok kebahagiaanku.. meski tubuh itu renta sekalipun.

Cibubur.
amf*02Jan07

NEW YEAR.. NEW YEAR..

Pesta kembang api dan sorak sorai kemeriahannya mampu membuat kita berdiri dan melompat gembira, bertepuk tangan untuk menyambut datangnya detik pertama di tahun yang baru itu dengan penuh semangat.

Disisi lain.. ditepian jalan.. terdapat sorak sorai kegembiraan yang sama, meski mereka tidak mampu melakukan pesta pora di tempat mewah.. namun semangat menyambut hari baru penuh harapan, tetaplah terlihat.

Berbagai cara dilakukan secara berbeda untuk menyambut kedatangan detik pertama di tahun baru itu..
Namun… adakah di detik berikutnya semangat dan keceriaan itu tetap ada ?

Marilah bersama kita menyesali segala kesalahan dan kekurangan kita dan bersama kita wujudkan hari baru penuh harapan dengan HATI yang baru.
Semoga semangat itu tetap ada dan selalu berkobar didalam hati kita..

WELCOME 2007
Wishing you the best !

amf*06

Selamat Hari Natal..


Menyambut Natal, di setiap toko, perkantoran, dan Mall mulai terlihat hiasan dengan kerlipan lampu warna warni juga alunan musik bernuansa natal..
Senandung merdu white christmas membuat hati ini damai.. dan angan ini pun melayang... berpikir tentang natal yang akan segera tiba... tahun yang akan segera berganti.... hidupku ditahun berikutnya....
"Adakah kurasakan kedamaian seperti yang kurasa saat mendengarkan lagu itu ?... adakah kebahagiaan akan selalu ada untukku ?"
Disaat mataku mengarah ke Bintang yang ada di puncak pohon itu, dan aku pun diingatkan... bahwa aku masih punya kesempatan, karena hari natal segera datang...

Natal bukanlah saat dimana aku menerima banyak ucapan selamat dari kerabat dan orang terdekat
Natal bukan pula moment dimana kita memikirkan "Adakah yang memperhatikan aku ?... kado apakah yang akan aku terima dari teman/sahabat/saudara/orangtua ?... Kado apakah yang bakal aku terima dari Tuhan ?..."

Kita semua tahu bahwa Natal adalah hari peringatan akan kelahiran KRISTUS ke dunia ini...
Sebagaimana orang yang berulang tahun, bukanlah kita yang mengharapkan KRISTUS memberikan kebahagiaan untuk kita.
Namun dapatkah kita memberikan kebahagiaan untukNYA ? karena kita yang memperingati kelahiranNYA.
Dapatkah apa yang kita lakukan di hari Natal itu mampu menjadi persembahan yang terindah untukNYA... sehingga dapat membuatNYA tersenyum ?
Senyuman manis dariNYA sudah cukup untuk membuat kita semua bahagia...

SELAMAT HARI NATAL
25.12.2006

Semoga kasih Natal selalu ada didalam hati kita dan terus berkarya memberi arti bagi setiap orang..
Natal bukanlah memikirkan apa yang akan kita terima nantinya... namun pikirkanlah apa yang dapat kita berikan nantinya...


amf*Dec06

HAPPY MOTHER’s DAY, Mom..

Nyawamu telah dipertaruhkan untuk melahirkanku ke Dunia
Sejak itulah aku selalu ada dalam hidupmu hingga tertanam ke sanubari
Namaku, bayanganku, hidup dan matiku selalu ada dalam pikiranmu
Dan dalam keadaan apapun kau selalu hadir untukku dengan tatapan penuh kasih

Meski sering kubersikap egois.. melupakan sosokmu..
Dan disaat kutatap wajahmu.. nampaklah garis kerutan tanda kekhawatiranmu..
Namun tubuhmu tak mau terlihat lunglai dihadapanku.
Sebaliknya, kehangatan kasih dari lengan yang mengendur tetap terasa sama di hatiku..
Seperti disaat pertama membelai dan membaringkan aku dalam pangkuanmu..

HAPPY MOTHER’s DAY, Mom..

Terima kasih telah melahirkanku ke dunia ini 29 tahun yang lalu.. dan terima kasih atas karya tanganmu hingga detik ini, sehingga aku dapat menjadi seperti ini. Semoga aku dapat membalas kasihmu dan menjadi anak yang berbakti kepadamu.

amf*22Dec06

Hadiah terindahMU…

Kado yang berlimpah penuh kejutan di hari ulang tahun menjadi kebahagiaan tersendiri bagi orang yang menerimanya.. Saat2 menebak isi dari kado, menjadi hal yang menarik, layaknya sebuah permainan. Menerima ucapan selamat dan berkat terdengar indah bak untaian doa nan merdu.. Semua terasa indah dan menyenangkan.

Namun bila semua itu dijadikan takaran kebahagiaan, maka akan terasa melelahkan… Semua akan menjadi hambar bak sayur tanpa garam, bila hati tidak menemukan adanya kasih murni didalamnya... Cukup berupa rangkaian doa tulus yang mampu menjadi kekuatan didalam menjalani kehidupan selanjutnya..

Seperti halnya kurasakan hari ini, untaian doa, senyum dan ucapan tulus dari sahabat.. serta ungkapan kasih dari kepolosan seorang anak… Mampu membuatku tersenyum, bangga, juga bahagia… TUHAN terima kasih atas kado indah yang KAU berikan padaku di hari ini.

Terima kasih TUHAN, KAU telah kabulkan doaku, KAU berikan aku hadiah terindahMU…
Kado yang bercerita tentang siapa aku…? Bagaimana aku KAU ciptakan.. ?
Begitu indah, begitu sempurna serta baik adanya…
Hanya melalui sebuah kepolosan, KAU berikan RakhmatMU..
ENGKAU sungguh bekerja melalui siapapun… tak dapat kulupakan senyuman penuh malu itu… Senyuman dariMU, TUHAN... Terima kasih atas kasih dan ketulusan cintaMU..
Hanya itu sajalah yang aku butuhkan, CintaMU yang tanpa syarat..

amf*09Dec06

BUNDAku... Sumber Sukacitaku..

Dengan penuh kerendahan hati menerima kabar gembira tentang rancanganNYA
Dengan penuh sukacita kau lakukan semua rencana Allah dalam hidupmu
Bundaku yang tak bernoda.. Engkaulah sumber sukacitaku…
Kepasrahan, kerendah hatian, kesabaran, serta kesucianmu menjadi tiang2 penopang sukacitaku

amf*08.12.06

detik HIDUPku

Detikan waktu yang bergerak kekanan, tanpa lelah ia terus berputar..
Tak perduli gelap ataupun terang, sunyi ataupun ramai, ia tetap pada porosnya.. tak bergeming,
Tanpa disadari putarannya telah mencapai ratusan, bahkan jutaan kali dalam satu tahunnya,
Dan tanpa terasa… akupun sudah mengikuti gerakan sang detik itu..

Detik pertama yang ku punya, kulihat dunia yang asing dimataku dan kurasakan kehangatan,
Saat ini.. adalah detik ke sembilan ratus juta lebih dalam hidupku dan kulihat diriku berbeda..
Tubuh yang saat detik pertama tanpa berbungkus selembar kain namun penuh kepolosan,
Kini dipenuhi helaian-helaian tak berguna dengan senyum dan atribut sarat makna.

Tubuh ini mungkin tak kecil lagi, namun masih tetap aku yang ada di detik pertama itu,
yang memandang orang disekeliling sambil bertanya, adakah kasihnya yang tulus padaku ?
Hati ini mungkin sudah tak utuh lagi, karna telah banyak tambalan dan potongan didalamnya,
namun ku tetap mau berikan bagian yang terbaik diantara yang tersisa.. bagi orang disekitarku..

Tuhan, aku bersyukur atas segalanya, baik segala kebahagiaan yang boleh aku dapatkan,
Juga air mata yang tanpa kusadari ataupun yang aku buat keluar.. karena ulahku sendiri..
Aku bersyukur padaMU, dan tetap menggantungkan hidupku ini di tanganMu..
meski tubuh ini seringkali nakal dani hati ini membuatmu meringis dan terluka..
meski apapun yang kulakukan itu seakan membuatMU bersedih karenaku.. maafkan aku Tuhan…

Aku ingin selalu mencintaiMU..
Dan kuingin lakukan sesuatu yang dapat membuatMU menangis…
Tangisan bahagia karenaku… karna cintaku padaMU.
Bantu aku ya Tuhan untuk mempersembahkannya hanya untukMU.
Salam cintaku padaMU.

amf*07.12.06

Dibalik tangan yang menggenggam

Saat kecil hingga dewasa kini, aku paling suka bila pergi dengan mama… bersamanya.. selama menyusuri tempat2 yang kami kunjungi, tanganku digenggamnya erat dan aku pun dapat dengan leluasa memandang dan melangkah ke tempat2 yang membuatku ingin tahu, tanpa khawatir ditinggalkan sendiri.

Bila kulihat papaku, kurasakan kelembutan dibalik kulit kasar tangannya yang berukuran hampir dua kali lebih besar dariku. Hingga dibalik kekuatannya, aku tak merasa kesakitan disaat ia tangannya menggenggamku.

Disaat aku bersama temanku, saat aku melihat atau merasa takut terhadap sesuatu… ia genggam tanganku untuk berlindung kepadanya..

Seperti halnya aku melihat seorang anak kecil berada dalam genggaman papaNya, aku seakan melihat diriku sendiri…

Bapa yang telah menghadirkan mereka… IA pun juga menggenggamku… senakal apapun aku… aku merasakan tanganku tetap berada didalam genggamanNYA.. meski air mataNya harus jatuh karena dosaku.. meski sering kali tangan ini mencoba lepas dariNya..

Namun hidupku ini sudah dan akan tetap selalu berada didalam genggamanNYA... takkan pernah mau kulepaskan lagi..

amf*03.11.06

Lalu apa ?

Mendengarkan kisah hidup seseorang, terutama tentang pengalaman pahit yang pernah atau sedang dialaminya… mampu menggugahkan hati bahkan membuat para pendengarnya meneteskan air mata…. Terharu… bahkan ada rasa kasihan…. Atas kisah yang dialaminya itu.

Dan kehidupan pun bergulir….. masing2 kembali ke dunianya…
Cerita itu pun hanya menjadi sebuah kisah usang… yang tersisa hanyalah empati yang terasa basi..

Adakah orang akan kembali peduli ?
Adakah sang pencerita, akan tetap dapat bertahan…?
Masihkah ia punya tenaga untuk melanjutkan kisahnya ?
Tak tahu adakah yang peduli dengan kisah di akhir cerita itu…

amf*Oct06

Lilin Kasih, Sumber Kuatku

Aku selalu ingat akan pertolongan TUHAN padaku..
Dulu saat ku mengalami kebimbangan dalam hubunganku dengan seseorang
Dimana setelah semua tenagaku sudah dicurahkan, namun tak membuahkan hasil..
Hingga disaat kupasrahkan hubunganku itu kepadaNYA, IA buka jalan bagiku.

Aku terus berketetapan hati tuk inginkan pilihan dariNYA saja
Melalui setiap perjumpaan, aku berusaha tuk menemukan sosoknya..
Hingga saat ini ku pun mencoba untuk terus pasrah kepadaNYA
Dengan berusaha jalani hidup ini sesuai kehendakNYA

Kini ku jalani hidupku dengan terus meminta penerangan dariNYA
Dan sebatang Lilin bernama Kasih tlah kuperoleh dariNYA
Meski langkah ini terasa terseok, namun kutetap melangkah kedepan
Karna bekal itu masih dapat menerangiku tuk dapat terus melangkah..

Aku yakin TUHAN pasti akan terus terangi aku dan lilin itu takkan pernah padam
Maka kuputuskan untuk tetap melangkahkan kakiku ini dengan semua kekuatan yang ada
Meski panas yang dihasilkan dari lilin itu menyakiti aku..
Namun IA menjadi teladan bagiku untuk menjadi seorang Pecinta Sejati

RakhmatNYA membentuk aku untuk tetap terus hidup sesuai keinginanNYA
Apapun anugerah Cinta yang KAU berikan.. Untuk kulakukan seumur hidupku..
Kukan coba jalankan dengan terangMU yang takkan pernah padam itu..
TanpaMU, aku tak mampu menjalaninya sendirian
Kuyakin, kepasrahanku takkan sia2… KAU pasti akan berikan yang terindah bagiku.
Dan ENGKAUlah Sumber Kuatku..

amf*17Oct06

Puasa…

Menahan segala rasa lapar…
Kurasakan penderitaan sesama yang kesulitan pangan…
Perut yang lapar, membuatku.. lebih menghargai setiap makanan yang ada didepanku
Akan berartinya sesendok makanan bagi tubuh dan juga jiwa.

Perut yang lapar dapat mengguncangkan emosi
Tidak tahukah kamu kalau aku lapar.. ?
Akal yang awalnya sehat, dapat berubah menjadi tindakan bodoh
Hati yang jernih, karena lapar menjadikan aku manusia egois

Perut yang lapar bukan sekedar berfokus pada makan..
Makanan adalah kebutuhan alami tubuh
Berpuasa bukan hanya sekedar menahan lapar, namun juga mengendalikan diri
Bersabar, menahan segala emosi, menentramkan hati, mengontrol pikiran untuk tetap cerdas.

amf*Oct06

Semua Indah Adanya..

Dari setiap detik waktu yang bergulir, tetap ada matahari yang selalu pancarkan terangnya
Dibalik derasnya hujan, masih ada pelangi yang memberikan keceriaannya
Dibalik kisah sedih hari ini, masih ada hari esok penuh harapan

Bila tak ada malam, maka kita takkan pernah tau akan indahnya kerlipan bintang
Bila tak ada kisah di hari kemarin, maka takkan ada cerita di hari ini

Masa lalu yang kelam, kisah2 sedih yang menyesakkan..
Yakinlah bahwa semua itu indah adanya.
Karena IA telah rangkaikan semuanya itu menjadi satu keindahan tersendiri

Pertemuan yang pada awalnya menyakitkan, menjadi pendisiplinan sebuah ajaran
Setiap peristiwa bersama sang waktu, mampu membentuk ritme kehidupan yang indah

Dibalik setiap sulaman, terdapat gambaran yang indah
Dan semuanya itu telah dilukiskan Tuhan dengan begitu indahnya..
Penuh dengan Cinta...

Seindah pengorbanan sekuntum bunga mawar yang dipetik hanya untuk ungkapkan Cinta
Yang dipersembahkannya kepada Sang Pencipta…
Bahwa semuanya itu adalah indah adanya..

amf*Oct06

Ya Tuhan, terima kasih !

Pagi hari yang cerah, disaat semua orang sedang lelap dalam mimpinya...
Memandangi sang langit yang sedang memancarkan kemilau sinar mentari pagi
Ditemani suara ayam berkokok yang memecahkan keheningan subuh hari

Disini... dihamparan padi yang menguning..
Bertemankan secangkir kopi hangat dan buku penyejuk jiwa
Kupandangi semuanya itu dari hamparan hijau ini
Diiringi suara kicauan burung nan merdu

Oh betapa indahnya hari ini..
Ya Tuhan, terima kasih !

amf*16Oct06

Ciuman itu menyakitkannya ??

Seorang anak kecil karena begitu lucunya.. diciumi pipinya kiri dan kanan oleh seorang wanita…
Wanita itu mungkin saja gemas terhadap anak kecil itu… dan anak itu mungkin saja suka pada awalnya…..
Namun, tahukah wanita itu… bahwa ciuman itu menyakitkannya ??
Disaat ia dicium, tanpa disadari oleh wanita itu… tubuhnya ditarik mendekatinya.. kepalanya ditarik kedekat bibirnya secara paksa….

Terkadang disaat kita menyayangi dan mencintai seseorang… kita hanya berpikir bahwa aku ingin menciumnya…. Aku menyayanginya… tanpa memikirkan, adakah ia merasa aku sayangi secara sungguh? Bukan aku menyayanginya karena aku.. hingga tak memperhatikan adakah itu baik baginya? Adakah itu disukainya? Adakah itu menyakitinya? Adakah itu membuatnya bertumbuh?

Hingga seperti anak kecil itu… disaat wanita itu menarik kepalanya untuk diciumi… sesungguhnya anak itu merasa sakit dikepalanya… meski ia tahu bahwa ia dicintai… namun bila selalu saja demikian… adakah rasa dicintai itu berguna baginya ? sungguh2 dirasakan menjadi sebuah cinta yang tulus ? ataukah sekedar keegoisan dari cinta ?

amf*15Oct06

Berjalan bersamaMU

Kupasrahkan hidupku kedalam tanganMU
Kuingin KAU selalu ada didepanku, menunjukkan jalan mana yang harus aku lalui
Kuingin KAU selalu memegang tanganku, seperti seorang anak kecil
Meski selalu ingin tahu.. kuberjalan.. berlari.. berputar, kekiri, kanan, juga belakang..
Meski ku selalu saja ingin bermain.. menari, melompat2..
Meski seakan terus menarik tanganMU.. Namun KAU tetap mau bersamaku..

Bahkan disaat aku merasa lelah bermain, KAU naikkan aku ke punggungMU…
Meskipun jalan itu terjal penuh bebatuan.. kotor.. licin…
KAU tetap menggendongku… gantikanku lalui jalan sulit itu
KAU pun terus melangkah… bagiMU itu hanyalah jalan rata biasa

Tanpa keluhan dan goncangan sedikitpun yang aku rasakan, bahkan ku dapat tertidur pulas
Namun KAU tetap bersamaku.. KasihMU lah penopangku hingga ku takkan merasa sakit

Aku dapat terus selalu berada dipunggunggMU..
Meletakkan kepalaku disisi kepalaMU, memelukMU… Mendengar ungkapan CintaMU …
Merasakan kedamaian yang membawa ketenangan hati dan jiwa…
Hingga tak ada lagi rasa takut dan khawatir yang selalu saja aku rasakan….

KataMU… semua itu dapat aku rasakan terus….
Cukup dengan menjadi seperti seorang anak kecil yang datang padaMU..
Yang mau mempercayakan hidupku padaMU dengan menuruti kehendakMU..
Memasrahkan seluruh jiwa dan ragaku kedalam tanganMU..

Tuhan, aku mau… dan aku ingin selalu… berada dibelakangMU….
Hanya kepadaMUlah kuserahkan segalanya….
Terima kasih Tuhan, KAU mau mengangkatku..
Hingga dapat melihat segala sesuatunya dari pandanganMU.. bukan pandanganku…
Juga untuk memandang dan melakukan sesuatu berdasarkan keiniginanMU saja..
Terima kasih TUHAN atas Rakhmat dan KaruniaMU padaku.

amf*14Oct06

Semua Baik Adanya




Dengan apa yang ada padaku.. aku sungguh bersyukur atas segala anugerahNYA padaku…
Aku dilahirkan secara sempurna.. dan diciptakan Tuhan Baik adanya..

Namun terkadang dibalik kesempurnaan itu, rasa khawatir… tidak percaya diri, tidak layak… dan perasaan buruk lainnya seringkali mengusik hari2 dalam kehidupanku ..

Disaat kulihat seorang pria yang hanya dengan kaki kanan sebagai penyangga tubuhnya…, juga dengan tangannya yang hanya satu dan itupun tanpa jari… wajahnya sungguh terlihat tampan, karena matanya… memancarkan sinar2 harapan… buatku tak mau berkedip.. tak ingin berhenti tuk menatap tebaran bintang dilangit kurva matanya..

Dikiri dan kanan tubuhnya terdapat tongkat yang memampukannya untuk berdiri tegap sambil lantunkan melodi cinta yang begitu ekspresif, layaknya penyanyi kondang lain.

Ia pasti sungguh menyadari akan keberadaan dirinya.. dan akan Tuhan.. yang telah memberikan AnugerahNYA yang terindah padanya..
Oh Tuhan, sungguh indah karyaMU..

amf*08Oct06

TUHAN

Engkau adalah pencipta kami, Sang Maha Kuasa, penuh Keagungan
RakhmatMU selalu KAU bagikan tanpa pilih kasih
Seperti Matahari yang selalu memberikan sinarnya
Semuanya KAU berikan secara Gratis

Ada hal yang membuat diri ini takut..
Khawatir akan matahari esok yang tak lagi bersinar
Khawatir akan hidup kami di masa depan
Namun kasihMU menghapus segala kekhawatiran itu

amf*Sept06

Kepalsuan

Sambutan dan perhatian penuh kehangatan,
seakan tebaran butir2 cinta

Gelak tawa dan senyuman,
seakan mau berbagi pesona kebahagiaan bersama

Setiap keinginan dan permintaan yang disetujui,
seakan kepatuhan dan bukti penerimaan diri

Pujian yang terucap,
seakan pengakuan yang inginkan pengangkatan diri yang berlebih

Namun suatu cerita lucu dapat menjadi kesedihan,
disaat kepalsuan itu terungkap didepan mata

amf*Sept06

Namun mata..

Kata yang semulanya manis dengan seketika akan berubah tawar

Disaat kepala yang bertemu..
Bukanlah tubuh dengan tangan dan kepala yang sama/yang lebih tinggi darinya..
Hingga kaki itupun segeralah beranjak, meninggalkan mata itu sendirian…

Memandang jejak itu pergi darinya
Menyisakan perasaan tersingkir..

amf*Sept06

Pilihan

Setiap mata yang tertuju boleh saling menyapa
Setiap kata yang terucap boleh menjadi untaian nada manis penuh pujian
Setiap kepala yang bertemu boleh saling beretika dan berucap
Setiap tangan yang bersalaman boleh saling berpadu mendekat
Setiap tubuh yang berhadapan boleh saling hormat merendahkan diri
Setiap kaki yang berjalan boleh saling beriringan

Adakah itu menjadi Pilihan kita ?

amf*Sept06

Ada apa?

Meski bibir ini mengembangkan senyum
Namun hati ini terasa pilu

Meski telinga ini mendengarkan alunan musik gembira
Namun mata ini mengalirkan kesedihan

Meski kaki ini terasa ingin pergi
Namun aku tetap diam, tak mampu melangkah

amf*Sept06

Takkan pernah cukup

Hari ini.. kupersiapkan diri dengan semangat baru.. meski rasa lelah dihari2 kemarin kala mempersiapkan segala sesuatunya dari Kado, Permainan, Acara edukasi, yang telah kami persiapkan dari jauh2 hari masih tersisa.. namun segera lenyap mengingat hari ini adalah hari yang kami nanti2kan.. yaitu Hari bersama ‘Sahabat’ di PA Vincentius Putri..

Pukul 06.00pagi kami sudah melesat ketempat ‘Sahabat’ untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Langit pun terlihat cerah seakan menyambut kedatangan kami untuk mengunjungi para ‘Sahabat’, kami pun mempersiapkan diri kami masing2, juga mempersiapkan peralatan yang akan dipergunakan untuk setiap acaranya, melakukan pembagian tugas, dsb…

Sampai akhirnya setiap permainan satu demi satupun selesai…. Acara edukasi pun berjalan lancar.. acara pembagian gift… makan bersama dan perayaan ulang tahun beberapa Sahabat… hingga acara bersih2 untuk bersiap pulang.

Semua telah berakhir.. setiap rencana yang disusun sudah berjalan dari a sampai z..
Namun tidak meninggalkan kebahagiaan di hatiku..
Yang tersisa hanya pemikiran.. ‘satu kegiatan sudah selesai’.

Karena aku masih melihat adanya kesedihan dihati ‘Sahabat’…
Aku merasakan masih ada saja yang kurang…
Apa yang mereka minta… tidak semuanya bisa kami berikan…
Bahkan semua yang telah diberikan seakan masih belum cukup…
Hingga membuat wajah mungil itu menjadi cemberut… kesal… mungkin marah..
Atau mungkin malah menjadi terluka.. karena ulahku..

Maafkan aku… bukan maksudku bila mungkin melukaimu… tiada maksud apapun…
Aku hanya berusaha semampuku memberikan yang terbaik untukmu.
Janganlah kau jadi terluka karena segala kekurangan dan kelemahan ini,
Maafkan aku Tuhan yang tak mampu menjadi penebar kasihMu…
Biarlah Engkau sendiri saja yang menjadi pelita didalam hati mereka…
Yang menjadikan para ‘Sahabat’ itu tetap memiliki hati yang dipenuhi oleh ‘Kasih yang TERindah dariMU’, hanya dariMU seorang…

Kami tak dapat bersamamu selamanya…
Kami pun tak mampu memberikan semua keinginanmu… hanya ini yang dapat kami berikan.
Karna apapun yang tlah dilakukan dan diberikan, terasa takkan pernah cukup…
Karena kami begitu kecil… kecil sekali dihadapan TUHAN…

Karena itu dari kita yang kecil ini bila mau bersama2 bergandeng tangan mencoba berikan yang terbaik untuk mereka.. para ‘Sahabat’…
Tentunya dari yang tidak berarti dapat menjadi terasa begitu indahnya…

Seperti halnya sebatang lidi takkan mampu berbuat banyak didalam membersihkan kotoran yang ada, namun apabila dikumpulkan bersama batang lidi lainnya untuk membentuk satu ikatan bernama sapu, maka mampu memberikan manfaat yang lebih berarti bagi kehidupan.

Bpk/Ibu/Saudara/i serta Sahabatku tercinta… terima kasih atas segala dukungan, bantuan dan doanya hingga kami dapat menjadi ‘Sahabat’ bagi mereka di PA Vincentius Putri pada tgl. 27 Agustus yang lalu.

Meski hanya dalam 1 hari, dan meskipun kebahagiaan itu hanya untuk sekejap, namun kami yakin uluran tangan kasih dari Bpk/Ibu/Saudara/i semua tetap berarti bagi mereka… maka janganlah ragu untuk mengunjungi para ‘Sahabat’ kita itu… mereka menantikan kedatangan kita selalu… untuk menjadi ‘Sahabat’ bagi mereka.. bukan untuk sebagai penonton.

Terima kasih. Kepada Sobatku yang telah bersama2 kita berbagi keceriaan pada kunjungan tersebut, kami ucapkan terima kasih. Mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan.

Bersama dengan ini kami juga kirimkan data keuangan dari kegiatan kunjungan PA VIncentius Putri.
Nantikan berita kami selanjutnya tentang kegiatan kami berikutnya yang pasti tak kalah menarik dan keseruannya bisa jadi menggugah hati kita semua.

amf*Aug06

LOVE

Begins from an Imagination
Feel the Melodies into the deepest Heart
Giving this Heart with lots of Love

Takkan Pernah HABIS..

BayangNYA seakan terasa dekat disisiku..
PundakNYA selalu siap menghangatkanku disaat kesedihan datang menghampiri.
MulutNYA selalu ada memberikan hikmatNYA bila yang kuinginkan tidak sesuai kehendakNYA
TanganNYA selalu siap menopang dan membelaiku disaat aku merasa lelah.

Setiap kali kurasakan kasih Tuhan dalam hidupku, hati ini merasa bahagia…
Dan hati ini pun memanjatkan ucapan syukur padaNYA atas KasihNYA yang begitu indahnya, Sehingga kata apapun tak mampu melukiskannya.
Namun kadang disela keharuan, muncul ketakutan dalam hatiku.
Takut … bila kasih itu pergi dariku.. hingga tak dapat lagi aku merasakannya…

ketika kulihat tangan Tuhan berkarya megah dalam diri seseorang,
Akupun merasakan KasihNYA yang indah tanpa pilih kasih.
Namun kadang keegoisan muncul… hingga kubertanya, “Masihkah ada KasihNYA untuk diriku ?”
Karena takut bila kasih itu seperti roti yang dapat habis bila dibagi2kan,
Sehingga aku tak lagi mendapatkan bagian.

Maka disaat kasihNYA kurasakan… kupanjatkan doaku padaNYA…
“Tuhan, aku ingin selalu merasakan kasihMU, jangan biarkan ia berhenti mengalir, menjauhiku.”


Bagaikan air yang selalu menyediakan dirinya sebagai pelepas dahaga bagi semua orang, Tuhan selalu berikan semua kasih bagi setiap umatNYA secara penuh, tanpa ada potongan apapun, utuh 100%.

Bagaikan bunga mawar yang rela dipetik untuk menjadi perlambang sebuah Cinta oleh pemetiknya, tak peduli apapun bentuk cinta yang diwakilinya itu.. dan mesti harus pula layu ditangannya.. namun ia tetap berusaha melaksanakan fungsi dan keberadaannya itu..
Untuk terus menebarkan keharuman dan pesona akan indahnya mencintai..
Hingga cinta itu sendiri membuatnya mati.

Kasih Tuhan selalu bermekaran.. terus menebarkan keharumannya..
Mengalahkan semua bunga lainnya, karena IA adalah lambang Cinta itu sendiri.
KasihNYA sungguh kekal,
Tak akan sirna dimakan usia..
Tak akan mati ditelan kesedihan..
Tak akan layu dimakan penindasan..
KasihNYA itu akan terus berbunga menghasilkan Kasih yang penuh aneka warna dan pesona, Hingga selalu terus menghasilkan cinta-cinta baru.

Seperti roti yang terpecah-pecah, Tuhan Yesus telah membagi diriNYA untuk setiap umatNYA.
Seperti dalam perumpamaan 5roti dan 2ikan yang setelah dibagikan kepada 5000 orang namun masih tetap tersisa banyak.

amf*11Sept06

YESUS & Superman

Suatu bunyi dentuman keras terasa di sebuah lahan pertanian di desa terpencil, bau dari pesawat terbakar menyebarkan aroma yang tidak sedap. Seorang pria muda terlihat selamat dari sebuah pesawat yang begitu naas mendarat dibumi dengan kapalnya yang hancur berkeping-keping.

Pasangan Jonathan dan Martha Kent merawat dan menamainya Clark Kent. Pria itu adalah anak dari Jor-El, yang telah diselamatkan oleh sang ayah dengan pesawat Starcraft dari planet Krypton yang sedang diambang kehancuran.

Kal-El bekerja sebagai wartawan di koran Daily Planet. Ia tumbuh menjadi orang yang cerdas dan kuat, lalu berkembang menjadi Manusia Super dengan kekuatan yang diperoleh dari planet Krypton berusaha sekuat tenaga untuk menolong manusia dan menyelamatkan bumi. Yes, It’s Superman !

Superman… adalah tokoh heroik ciptaan dua manusia penuh kreatifitas di negeri asalnya. Yang lalu dijual hak patennya kepada DC Comics dan menjadi tokoh komik yang diminati banyak generasi hingga detik ini hingga kini dikembangkan menjadi film layar lebar. Dalam Superman Returns… tokoh Superman diberikan sentuhan sisi manusiawi… dimana ia dapat merasakan luka dan sakit seperti layaknya manusia biasa…

Disaat menonton film tsb, saya langsung membandingkannya dengan kehidupan tokoh favoritku, yaitu YESUS.. sang Juruselamat kita...
Melalui perantaraan seorang perawan tanpa noda, Yesus.. datang ke dunia dan dilahirkan di kandang yang kotor dan hina. IA yang adalah Putera tunggal ALLAH.. merendahkan dirinya menjadi Manusia biasa… namun IA dihina, dicemooh, disiksa, hingga mati di kayu salib, untuk menebus segala dosa umat manusia.

ALLAH adalah Sang Pencipta… dan ALLAH pun berhak dan tentunya sangat mampu sekali untuk membuat scenario perjalanan hidup YESUS dengan kisah heroik yang luar biasa super, melebihi semua kekuatan dimuka bumi ini, melebihi kekuatan Superman, sehingga apabila dibuatkan buku dan film tentunya dapat menandingi kisah sukses tokoh2 rekaan manusia.

ALLAH sungguh mengerti apa yang kita perlukan, manusia berdosa ini… bukan karakter seorang Super Hero yang diberikannya untuk kita.. Yang mampu menghapus segala dosa kita hanya dengan ‘Kasih’ hingga tak seorangpun yang mampu menandinginya.. Sungguh kisah kepahlawanan yang indah, melebihi kisah2 heroik lainnya dimuka bumi ini.

ALLAH sungguh Maha Kuasa.

amf*06

Hati yang Merdeka

Dipagi hari nan cerah.. dipertengahan jalan raya, ada seorang penyeberang jalan yang hampir saja terhimpit diantara dua mobil, yang secara spontan mengucapkan kata2 kasar. Untungnya sopir mikrolet yang kutumpangi bisa segera membelokkan setirnya kekanan sambil membalas ucapan kasar itu dengan makian kasar lainnya, versi si abang mikrolet.

Panasnya matahari di Jakarta mampu meningkatkan kadar emosi setiap manusia yang lalu lalang di siang hari yang terik. Maka tak mengherankan bila kejadian saling sodok antar pengemudi bus, saling caci antar sesama pengguna jalan raya adalah pemandangan sehari2 dari kota tercinta Jakarta.

Namun pemandangan yang lain dari biasanya sedang terjadi…
Di suatu pinggiran kota, tampaklah seorang wanita muda dengan menggunakan helm menuntun sebuah sepeda berisikan barang bawaan, dan disisi sebelah kanannya hadir seorang pria setengah baya menuntun sebuah sepeda motor milik wanita itu. Mereka berdua berjalan cukup jauh dari keramaian lalu lintas jalan menuju tepian jalan.

Ternyata teriknya mentari mampu hangatkan kedalaman hati sang pria untuk mengulurkan tangannya membantu sang wanita.

Dari dua kejadian diatas, dari para pelaku kehidupan manusia, siapakah diantara mereka yang memiliki Hati yang Merdeka ?
Matahari yang sama memancarkan sinar dan teriknya kepada orang yang sama. Namun reaksi mereka akan setiap kejadian adalah berbeda…

amf*Aug06

Kasih yang takkan usai

Sekuntum bunga mawar yang tumbuh indah, yang menebarkan keharumannya, mampu menyegarkan taman hati kita, namun akan ada saat baginya untuk mati dan layu.

Kehadiran manusia di muka bumi ini, sejak dilahirkan ke dunia ini pasti memiliki arti bagi siapapun yang ada disekelilingnya, tak peduli siapa dirinya dan berapapun usianya. Sebab kasih dan rancangan Tuhan tetap ada dan selalu indah.
Kelahiran dan kematian adalah hal-hal diluar jangkauan manusia, hingga saat dimana kehilangan orang yang dikasihi pun, tidak meruntuhkan semangat untuk tetap bertahan menjalani hidup, serta berkarya menjalankan tugas yang Tuhan berikan.

Setiap manusia yang ada di muka bumi pasti pernah merasakan takut.. misalnya: takut coklat kesukaannya segera habis.. takut hartanya habis.. takut kehilangan teman, sahabat, pacar, suami/istri, orangtua,.. dsb. Meskipun semuanya itu masih ada padanya.. hanya dianggap suatu keharusan untuk tetap ada.


Weekend Fully Alive Experience, “FAE” angkatan 62 yang diadakan secara khusus bagi Paguyuban Lansia WREDATAMA YULIUS DARMOATMODJO & Warakawuri St. Monica dari paroki St. Kristoforus Jakarta mampu memberikan cermin untuk berkaca, tuk membuktikan secara nyata akan adanya Kasih yang tiada henti.

Itulah hal yang dirasakan oleh peserta weekend yang diadakan di Wisma Canossa Bintaro pada tgl.11-13 Agustus 2006 lalu. sehingga disaat rambut memutih seperti sekarang ini, Tuhan masih memperkenankan kami untuk dapat berkaca, memandang diri kami masing-masing sampai kekedalaman jiwa dan hati kami, untuk menelusuri akan rakhmat yang tidak pernah kami sadari selama ini.. bahwa Tuhan sungguh mengasihi kami dengan memberikan kami citra diri yang sangat berharga.

Citra diri yang baik sejak awal penciptaan manusia, tanpa disadari telah terkontaminasi oleh keadaan/pengaruh diluar diri yang menjadikan visi manusia menjadi negatif sehingga mempengaruhi diri untuk bersikap dan bertindak secara tidak utuh, didalam kehidupan yang dianugerahkan Tuhan.

Bahwa.. aku yang begitu berharga.. aku yang patut dicintai.. yang dapat mengasihi sesama.. seperti kasih yang dicurahkanNYA, yang mampu membangkitkan semangat didalam diri untuk dapat mengasihi dengan tulus seperti kasih Bapa yang tanpa syarat, tulus apa adanya, untuk dapat hidup secara penuh dan utuh didalam kasih Tuhan.

Tak hanya pesertanya, para team FAE pun juga merasakan bahwa weekend kali ini sungguh memberikan warna baru bagi setiap hati. Hingga bagi kami, para team pun dibuat berkaca akan kualitas diri dan kualitas kasih kami sebagai seorang anak terhadap orang tuanya.

‘Inilah impian saya yang hampir terwujud, dimana saya ingin adanya kegiatan yang dilakukan bersama oleh tiga generasi sekaligus… generasi oma/opa, papa/mama, hingga ke generasi anak-cucu’ itulah salah satu ungkapan dari Bapak Dasuki sang dosen filsafat yang tampak berwibawa dengan prinsip hidup dan keinginannya untuk belajar dan terus memperbaiki diri meski usianya sudah kepala 7, namun semangatnya tetap berkobar sekuat tubuhnya yang masih tetap bugar dan masih mampu melaksanakan hobinya bersepeda.

Sedangkan Bunda Marwoto… demikian panggilan akrabnya, beliau merasakan Kasih Tuhan yang berlimpah disepanjang hidupnya, dimana ia mampu membesarkan 9 orang anaknya seorang diri. Bunda yang dianggap sesepuh oleh semua peserta ini sangat bersyukur akan keikutsertaannya dalam FAE, dan bersemangat untuk mengajak orang-orang dilingkungannya untuk mengikuti weekend ini.

Sama halnya dengan Pak Yan, yang menjadi koordinator dari paroki St. Kristoforus ini berdasarkan apa yang didapatnya selama weekend membangkitkan semangat optimisnya untuk mengembangkan FAE ini di parokinya sehingga akan semakin banyak jiwa yang akan hidup secara penuh dan utuh, ungkap beliau.

Cepatnya putaran roda kehidupan, membuat kita seringkali tidak menyadari karya Sang pemberi hidup. Hingga kehadiran diri kita dan apa saja yang dimiliki terasa biasa dan akan segera habis, hingga lupa bahwa Kasih dari Sang Pencipta tak pernah ada habisnya.

Seperti halnya kepompong yang harus terus berjuang untuk dapat menghasilkan kupu-kupu nan indah, begitu pula kasih Tuhan terhadap manusia.. terus dicurahkan untuk membentuk kita dari balutan usia yang ada, hingga rambut memutih dan tubuh melunglai sekalipun, kasih Tuhan tetap selalu ada dan selalu baru setiap harinya.

Satu hal yang membedakan adalah meski mereka pernah muda… meski pekatnya garam kehidupan yang pernah mereka alami, namun mereka tak ragu dan malu untuk berkaca dan terus belajar untuk dapat hidup secara penuh melalui rangkaian weekend FAE, yang dirangkai untuk belajar langsung dari Sang Guru Kehidupan. Bagaimana dengan anda ?.

amf*Aug06

Merdeka, atau Mati ?

Tahun 1945 merupakan tahun bersejarah bagi Negara Indonesia, dimana kemerdekaan diraih sampai titik darah penghabisan. Meski dijajah, untungnya para pahlawan perintis kemerdekaan di negri ini tetap memiliki rasa merdeka didalam hati dan jiwa mereka.
Raga boleh terpenjarakan namun pikiran tetap bebas dan gagah berani menghadirkan semangat yang tetap berkobar sehingga sampai detik ini kita dapat memiliki suatu Negara merdeka.

Saat ini, meskipun negri ini sudah medeka, namun masih dapat kita lihat.. adanya jiwa yang tidak merdeka.. Sehingga meski bentuk negaranya sudah merdeka, namun hidupnya bagaikan terpenjara.. seakan mati karena disitu sudah tidak ada lagi semangat untuk hidup.

Disaat dada penuh sesak akan emosi yang harus dilontarkan… disaat hati penuh dengan ungkapan perasaan.. disaat otak harus berhenti berputar hingga mematikan kreatifitas.. disaat mulut harus tertutup rapat.. dibungkam…. diam, tanpa suara.. pasrah tanpa daya upaya..
Menjadikan hidup bagai diambang kematian.. jantung terasa berhenti berdetak, seakan protes akan kondisi batin yang terpenjara. Meski sang tubuh tetap dapat bebas bergerak, namun bagaikan tubuh tanpa jiwa dan roh.

Dapatkah kita bayangkan....
Bila seorang anak kecil yang selalu saja penuh rasa ingin tahu dan ingin diperhatikan, berusaha mengungkapkan segala hal yang dialaminya, dengan polos dan tanpa maksud serta tujuan apapun, harus mengalami hidup bagaikan terpenjara..? dibungkam seribu bahasa.. dimatikan kreatifitasnya, maka ada kemungkinan dia akan tumbuh menjadi manusia yang dingin dan mati.

Mereka membutuhkan kita !
Dalam berbagai hal.. sebagai seorang teman.. sahabat.. tempat berkeluh kesah serta merasakan kenyataan akan adanya kasih.
Kasih yang memiliki sayap berbulu indah.. hingga dapat menerbangkan siapa saja yang menggunakannya, tanpa peduli siapapun ia.. Untuk membawanya menuju hidup yang penuh warna, seindah pelangi cinta dan seharum bunga mawar yang merekah di taman kehidupan kita.

Semoga semangat kemerdekaan 61tahun silam tetap ada didalam hati kita, terus berkobar.. membakar hati kita yang paling dalam, untuk memberikan titik-titik harapan bagi jiwa2 yang hampir padam.
Mereka.. membutuhkan kita.. sebagai pencetus awal.. sebagai pelindung.. sebagai penyemangat.. sebagai pendengar.. untuk memberikan secercah harapan bagi hati yang gundah.. untuk menghancurkan terali2 yang siap membelenggu mereka dengan cara yang halus dan kasat mata.. marilah sama2.. kita ajak mereka untuk terbang melayang, sejauh mata memandang, untuk merasakan betapa nikmat dan indahnya karunia dan kasih Tuhan bagi mereka…
KasihNya memerdekakan kita, karena kasihNya tulus, apa adanya, dan tanpa syarat !.

amf*Aug06

Sperti anak kecil

Saat memasuki lorong menuju sebuah aula, dan berpapasan dengan beberapa anak, mereka memberi kami salam. Sekumpulan anak putri sedang bermain dengan riangnya, mengisi waktu yang tersisa menjelang istirahat malam hari.
Permainan yang begitu sederhana seperti yang pernah kumainkan saat kecil dulu, mengembangkan lamunanku..
Mereka begitu riang tertawa, bermain.. meskipun besok ada ulangan, namun mereka dapat tertawa lepas, tanpa beban, seakan mengingatkan bahwa saat ini.. detik ini.. adalah untuk hari ini..

Seorang anak mengusik lamunanku dan bertanya, “Kakak datang kesini untuk apa?” lalu kujawab sekenanya, “Cuma main aja..” Menurutku jawaban itu tak salah, karena memang saat itu aku datang untuk menemani temanku yang hari itu ingin mengunjungi mereka di hari ulangtahunnya.
Namun pertanyaan itu, membuatku berpikir..
Bila aku jadi mereka, jawaban seperti apakah yang aku inginkan..?
“Hanya sekedar main?”
“Mau jadi penonton, melihat kami anak-anak dari panti asuhan?”
“Huh.. no way, emangnya kami ini sirkus apa?”
Hehe kata2 itu membuatku tertawa kecil.. menertawakan diriku sendiri.., karena kata2 itu kerap kali kuungkapkan kepada beberapa teman bila kami akan mengunjungi tempat2 tersebut.
“Ternyata saat itu, malah aku yang mengingkarinya.. Oh, Maafkan aku..”

Tak disangka beberapa anak muncul dihadapanku dengan pertanyaan yang sama, namun kuubah jawabanku..
“Kakak mau ketemu kamu..”
Dan ia pun tersenyum padaku, begitu juga hati ini pun ikut tersenyum..
Haha seperti orang yang bertemu pacar saja, pikirku sambil tersipu..

Ada seorang anak kelas 2SD datang menghampiri lalu duduk disebelahku.. Ia bercerita tentang sekolahnya.. mamanya.. teman2nya.. susternya.. hingga beberapa rahasianya.. dan obrolan kami berdua membuat dua anak lain ikut mendekati dan mereka pun jadi ikutan bicara.. bercerita tentang dirinya..

Saat itu aku jadi teringat akan pesan Yesus,
“Datanglah kepadaku, seperti layaknya seorang anak kecil”.
Ayat itu sering kudengar akhir2 ini, namun kali ini aku sungguh dapat merasakan, bagaimana senangnya perasaan Tuhan Yesus..
Disaat seorang anak datang menghampiriNYA.. bercerita.. berbicara dari hati ke hati..
Tanpa batasan apapun..
Karena yang ada hanyalah perasaan untuk merangkulnya.. mendekapnya erat kedalam pangkuan, sambil mendengarkan keluh kesah hidupnya.. semua terasa dekat dan nyaman.

MataNYA tebarkan kehangatan Cinta..
SentuhanNYA redamkan kegalauan hati, menentramkan jiwa..
Berikan pengharapan akan indahnya hari esok, karna ketulusan KasihNYA.

amf*21may06

Semua itu MilikNYA

Kekhawatiran dalam hidup, seringkali muncul di benak ini,
Membayangi pekerjaan, keluarga, pelayanan, serta masa depan.
Ketakutan seringkali hinggap dipelupuk mata ini,
Permainkan Hati yang ingin berserah kepadaNYA.

Lahir tanpa membawa apapun, tak dapat dipungkiri
Namun dunia selalu menarik sang jiwa tuk selalu meraih segalanya..
Memimpikan semua keinginan agar jadi kenyataan
Membuat hidup bagai suatu perahan tuk dapatkan SESUATU.

Disaat SESUATU itu hilang.. hidup terasa kacau, tiada arti..
Padahal IA berhak untuk mengambilnya kembali..
Seperti kematian yang tidak membawa harta, yang tak pernah dapat dihindari
Karena semua itu adalah MilikNYA.

amf*17.05.06

ENGKAU BERHARGA

Disaat merasa sendiri, seakan semua orang meninggalkan kita..
Disaat berada pada satu titik terendah dalam hidup..
Disaat menjadi orang yang bodoh, terbuang dan tak berguna..
Datanglah pada YESUS.. maka IA akan datang menghampiri, melalui apapun.. dan siapapun..
Tuk tunjukkan KasihNYA.. “Engkau berharga dimataKU, karna engkau adalah anakKU”.

amf*03.05.06