Ku Cinta Kau!

Kala aku sujud dihadapanMu melantunkan pujian dan doaku kepada Bunda tercinta, perlahan terbayang kisah2 dalam perjalanan hidupku.. Aku pun teringat akan campur tangan Tuhan didalamnya dan aku pun bersyukur karenanya serta yakin akan karya tanganMu didalam perjalanan hidupku selanjutnya.

Kala kupandangi sosok wanita penuh kasih yang ada didepanku, aku pun teringat akan segala uluran tangannya bagiku hingga saat dimana aku sujud dihadapannya.. Aku merasa sangat mencintainya.
Aku menyadari keberadaanku yang sesungguhnya, meskipun aku sudah diangkat menjadi anakNya, aku sadar bahwa saat pertama aku mencintaiNya hanyalah karena aku suka akan tampilannya yang dari luar telah mempesonaku, mempesona hidupku dengan segala kelimpahanNya untukku melalui keluarga temanku yang aku lihat begitu penuh akan cinta dan kasih Tuhan.

Kini setelah puluhan tahun aku bersamaNya, mencintaiNya.. Seperti halnya butiran rosario yang kumiliki sejak saat itu, yang perlahan-lahan warnanya pun mulai pudar, namun aku semakin dapat melihat penampilanya dari dekat, semakin mengenal siapa sesungguhnya Tuhanku itu, semakin merasakan kehadiranNya didalam hidupku, semakin merasakan betapa besar kasih dan cintaNya kepadaku dan kepada orang-orang disekitarku..

Dan aku pun semakin mencintainya.. Ku akan selalu mencintaiNya karena bersamaNya hidupku jadi berarti. Kini butiran itu semakin kurasakan terlihat jelas kilapnya dan itu kian mempesonaku meski kini warnanya tlah semakin memudar.
amf*02.10

Hari ini Yesus ultah..

Yuk sama2 kita ke pestaNya... Dalam pestaNya Ia akan :
1. Meniupkan cahaya2 yang berikan kedamaian di hati kita,
2. Membagikan 'kue' rasa cinta yang menambahkan kasih di hati orang yang memakannya,
3. Makanan dengan aroma ketulusan, menggugah selera untuk tetap setia didalam kasihNya
4. Minuman penyejuk hati bagi yang 'haus' untuk berlaku kasih,
5. Acara foto2 bersama, sebagai pengingat kita ada didalamNya dan Ia ada didalam kita.

Ayo kita siapkan diri bergegas untuk datang dan menikmati suasana indah didalam pestaNya..
amf*25.12.09

Sepenggal cerita dalam hidupku

Kala matahari pagi bersinar terang dan aku harus bergegas melakukan aktifitasku, kucoba pandangi apa yang ada didepanku, dan pikiranku pun melayang, hatiku pun bergumam, lalu timbullah ide untuk suatu tulisan.

Kala hatiku gundah atau perasaanku membara dilanda emosi akan sesuatu hal, pikiranku pun penuh dengan segala bayangan yang mampu membuatku menumpahkan segala emosi kemudian melukiskannya dalam sebuah puisi tentang isi hatiku.
amf*12.09

KUKAYUH SEPEDAKU

Seorang anak kecil sedang belajar untuk mengendarai sepeda kecilnya yang telah diberikan dua buah roda tambahan yang ukurannya lebih kecil dari roda yang lainnya dan diletakkan diantara roda belakang sepedanya. Cisca kecil pun langsung menaikinya dengan mantap, duduk dibangku yang berada diantara dua buah roda depan dan belakang, lalu meletakkan kakinya pada kedua sadel yang berada didekat kakinya. Bagaikan seorang pembalap yang biasa ia lihat di televisi, dengan kencang kedua tangan kecilnya menggenggam pegangan stang sepedanya, kedua matanya menatap lekat kedepan dan kedua kakinya langsung mengayuh sepedanya hingga rantainya pun mulai terdengar derikannya..krk...krk.... sehingga.. melajulah ia bersama sepedanya. Ia membayangkan dirinya sebagai seorang pembalap yang berada di arena sirkuit, ia dan bersama kakaknya pun mulai berlomba untuk mengelilingi sebuah meja tenis yang diletakkan ditengah-tengah rumahnya. Terjadilah suatu perlombaan balap sepeda yang seru karena banyaknya rintangan yang harus dihadapi diperjalanan, entah itu meja, lemari, dan barang-barang lainnya. Ada pula saat-saat menegangkan dimana terjadi susul menyusul dikala yang satu lengah atau ada yang menggunakan jalur lain, jalan pintas dibagian bawah meja tenis, yaitu diantara kaki-kaki meja tenis itu.

Beberapa minggu kemudian permainan itu kehilangan tantangan sehingga tidak lagi terasa asyik untuk dimainkan, maka timbullah inisiatif untuk mengangkat kedua roda kecil yang ada dibelakang sepedanya itu, kemudian dinaikilah.. ia meletakkan badannya lalu tangannya menggenggam setang sepeda itu, namun disaat ia hendak meletakkan kedua kakinya seperti biasa, ia merasa tubuhnya miring bersama sepedanya. Ia pun bingung.. mengapa sepedanya menjadi seperti ini? Jangankan untuk diajak berkeliling seperti biasanya, untuk menaruh kakinya saja, ia merasa oleng dan jatuh. Ia pun bersedih karena sepedanya tidak lagi asyik untuk diajak main, maka ditinggalkannyalah sepeda itu.

Waktu pun berlalu beberapa tahun kemudian dan cisca kecil pun tumbuh tanpa lagi teringat akan kisah serunya bersama sepeda kecilnya, ia pun tidak tahu entah dimana sepeda kecilnya itu dan bahkan ia pun tidak lagi ingat pernah menjadi seorang pembalap bersama kakaknya melewati berbagai rintangan dan juga halangan kaki-kaki orang lewat serta barang-barang yang ada di lantai dua di rumahnya itu.


Suatu sore hari yang teduh, ia melihat sebuah sepeda yang biasa dipakai oleh karyawan papanya. Melihat itu ia jadi teringat akan sepeda kecil miliknya dulu, lalu ia pun minta diajarkan. Dengan takut-takut ia mencoba untuk duduk di sepeda itu, mengenggam erat setang sepeda yang berada dikedua sisi kiri dan kanan sepeda, lalu mencoba untuk meletakkan kedua kakinya.. namun terbayang dalam pikirannya tentang kisah sepeda kecilnya saat terakhir kali ia pakai, yaitu disaat kedua kaki kecil sepeda itu dicopot.. dan benar saja, baru saja kaki kanannya hendak digerakkan, sepeda itu mulai terasa oleng dan ia pun merasa tubuhnya miring kesisi kiri dan hampir jatuh ke tanah. Wah bagaimana ini? ‘Aku perlu dua kaki tambahan dibagian belakang sepeda ini, sama seperti sepeda kecilku dulu.. namun..’ ungkapnya dalam hati. Lalu dengan dibantu oleh seorang teman, ia merasa mendapatkan kedua kaki kecil tambahan seperti sepeda kecilku dulu.. ia pun dapat mulai mengendarai sepeda itu.. perlahan-lahan ia mulai bergerak, namun lama kelamaan ia merasa sepeda yang dinaikinya itu tidaklah sekencang sepeda kecilnya dulu dan ia mulai merasa seperti membawa barang yang berat dibelakangnya.. karena disaat ia hendak bergerak cepat, laju sepedanya malah semakin lambat, ia pun mulai merasakan itu sebagai suatu beban yang menghambat laju sepedanya hingga ia melihat tidak ada gerakan berarti yang telah ia lakukan, ia merasa tetap berada ditempat semula, namun dengan usaha dan tenaga yang besar.


Maka dimintanya orang itu untuk melepaskan dirinya dari belakangnya, namun ia pun oleng dan jatuh kembali. Kemudian ia mencoba lagi, namun kembali oleng dan jatuh.

Namun akhirnya orang itu mengingatkannya untuk kembali mencoba dengan ungkapan, ‘ayo coba lagi, aku akan tetap ada dibelakang memegangimu dan kamu bisa tetap melaju’. Maka cisca kecil pun mengikuti apa yang diucapkannya.. ia pun mulai mengayuh sepedanya, disaat ia hendak mengayuh kaki kanannya, tubuhnya terasa miring, namun dengan segera ayuhan kaki kirinya menimpali, begitu terus ia kayuh sepedanya yang perlahan berjalan melebar ke kiri lalu ke kanan.. namun beberapa menit kemudian ia tidak menyadari beban yang ia rasakan dibelakang tubuhnya, padahal ia sudah melangkah jauh kedepan, dan bahkan memutar-mutar mengelilingi halaman rumahnya, tanpa menyadari bahwa orang yang ada dibelakangnya itu kini berada didepannya sedang melihat kearahnya. Dengan kebingungan, ia mencoba untuk merasakan kayuhan sepedanya... ‘mm... terasa ringan dari sebelumnya..’ dan dengan berteriak.. jangan dilepas... aku takut.. sepeda itu pun ia kayuh terus hingga tanpa disadarinya jalannya pun mulai lurus kedepan, tidak lagi melenceng ke kiri dan kanan.


Dari ketidakseimbangan yang satu.. ia gunakan yang lainnya untuk menjadikannya seimbang hingga mampu melangkah jauh dan jauh... dengan kecepatan yang kian meningkat.. hingga terasa bagaikan masa kecil dulu.

amf*23.11.09


Didalam kehidupan ini, tentunya ada beragam persoalan didalam kehidupan kita. Menghadapi suatu masalah didalam hidup, yakinilah bahwa Tuhan ada bersama kita... memberikan kita RahkmatNya, maka kita akan mampu menghadapi setiap persoalan itu dengan sangat baik, sehingga diakhir peristiwa itu kita akan melihat dengan penuh rasa kagum agan betapa indahnya pesona dan keagungan Tuhan didalam memberikan warna dalam hidup kita, seperti halnya warna-warni pelangi yang terurai lembut dihamparan langit nan biru setelah hujan turun membasahi bumi.

SAPAAN SANG ANGIN

Sebatang lilin kecil berusaha mempertahankan sekuntum sinar nan lembut, yang bersama sang sinar berusaha menebarkan cahaya, melalui bayangan sinar yang dilihatnya pada bagian bawah kakinya.

Disaat sebatang lilin berada ditempat yang dingin dengan hembusan angin yang membuatnya mengantuk hingga tertidur pulas karena buaiannya yang lembut, yang telah membuatnya menari kian kemari mengikuti irama sang angin bertiup, hingga disaat semuanya itu semakin me-lena-kannya dengan lelap kemudian ia pun redup dan hilanglah kuncup sinar yang selama ini dipertahankannya...

Wahai sumber cahaya, disaat buaian lembut yang mampu membuatku terbang melambung tinggi hingga ke awan nan biru dan melemahkan segala hasratku dalam mempertahankan hidup dan melaksanakan tugasku, kumohon lindungi aku dengan dekapan tangan kasihMu yang akan selalau dapat membuatku bersembunyi nyaman dalam pelukanMu yang akan membuatku tetap teringat untuk tetap mempertahankan diriku hingga aku takkan mau lagi terbuai oleh sang angin yang selalu saja berusaha padamkan kasihMu yang ingin kubagikan dengan bisikan lembutnya itu, namun mampu menghancurkan segala rencanaMu.

Sebaliknya, biarlah buaian angin itu tetap terasa lembut ditelingaku untuk menyemangatiku agar tetap teguh mempertahankan diriku dan bahkan menjadikannya sebagai penolongku untuk membantuku didalam menebarkan milikku bagi sekitarku... sehingga cahaya ini bukan hanya milikku seorang.

God please come be my light forever and ever...
amf*10.09

Lahirnya Yesusku di hatiku

Sepertinya Tuhan memang sudah menuliskan namaku di TanganNya, sehingga aku yang lahir dan dibesarkan dari keluarga yang tidak religius, akhirnya jatuh hati kepada sosok Yesus yang setiap kali aku lihat dan rasakan saat berada di rumah sahabatku itu. Meski belum mengerti dan merasakan sepenuhnya akan besarnya Kasih dan KuasaNya, aku putuskan untuk memberikan diriku di baptis dalam NamaNya disaat aku menginjak kelas 3 SMP dan dengan gembira aku meminta mama sahabatku menjadi ibu baptisku.

Kala itu. Setiap usai pulang sekolah, aku seringkali bermain bersama sahabatku dan seusainya, aku pun mampir di rumahnya. Ada perasaan damai yang menyelinap hatiku setiapkali duduk di ruang tamu dirumah sahabatku, terlebih bila melihat dan mendengar kehangatan yang dimiliki oleh setiap anggota keluarganya itu, aku yang boleh dibilang tidak ada hubungan darah apapun dengan mereka, juga diberikan kehangatan kasih yang membuat hati ini begitu kagum kepada keluarga sahabatku, sekaligus iri terhadap mereka. Hal itu membuatku bergumam selalu didalam hati, “keluarga seperti inilah yang sangat kudambakan untuk aku miliki”. Meski mereka hidup sangat sederhana di sebuah rumah berlapiskan batu bata merah yang berada di antara gang-gang yang sempit, dekat tepian rel kereta api, sahabatku tinggal bersama kedua orang tua dan 1 orang kakak dan adiknya. Ayahnya hanyalah seorang pegawai negeri biasa dan mamanya pun seorang ibu rumah tangga yang masih harus menjaga adik sahabatku yang masih kecil. Meski demikian, tidak pernah sekalipun nampak dihadapanku kekhawatiran di mata mereka berkaitan dengan sederhananya kehidupan mereka, sebaliknya wajah-wajah penuh kasih yang selalu ada dan bersedia membagikannya kepada setiap orang. Aku sangat salut dan kagum dibuatnya hingga aku menjadikan keluarga sahabatku sebagai keluarga impianku, dimana kasih selalu ada diantara mereka.

Meski demikian hari2ku bersama Tuhan masihlah minim, aku hanya datang kepadaNya setiap hari sabtu, dan itu pun kadang kala pikiranku masih kemana2 mengikuti darah mudaku yang masih melirik dan mencari meski didalam rumah Tuhan sekalipun. Mengingat itu aku jadi malu, karena kunjunganku di rumahNya itu hanyalah sekedar topeng bagiku, karena sesungguhnya aku punya tujuan lain, seperti halnya cuci mata, melihat dan bertemu teman-teman dan juga kakak-kakak kelas, yang juga hadir di gereja di sabtu sore itu.

Banyak sudah peristiwa kehidupanku yang hingga saat ini masih tak kupercaya bahwa aku telah melewatinya dengan baik. Semua itu tak mampu aku lalui secara sendirian tanpa adanya kehadiran Yesus dalam hidupku, Ia turun tangan dalam setiap permasalahan kehidupanku, Ia tidak pernah terlambat sedikitpun dikala aku membutuhkanNya untuk menopangku. Ia selalu ada dan hadir dalam kehidupanku, baik didalam peristiwa biasa hingga peristiwa besar dalam hidupku juga terutama disaat masalah besar menghampiriku, Ia datang menolongku dan bantuanNya itu tidak pernah terlambat meskipun hanya sedetikpun Ia tetap menepati janjiNya.

Semua itu terlihat seperti penggalan iklan belaka, apabila aku seorang tim sukses dari seorang tokoh bernama Yesus. Namun tidaklah demikian dengan kenyataan yang sesungguhnya benar2 aku hadapi. Dari peristiwa sederhana ketika aku dibonceng motor oleh temanku lalu tasku hampir dirampas oleh pengendara lainnya, namun Ia tak membiarkan tasku itu berhasil dirampas, Ia berikan aku dan temanku kekuatan untuk mempertahankan tas itu kembali. Juga peristiwa disaat aku memiliki seorang teman dekat, betapa Ia mendengarkan doa2ku hingga aku diberikan petunjukNya tentang kehendakNya atas hubungan kami itu, Ia berikan jawabNya disaat aku memasrahkan kehidupanku sepenuhnya dan membiarkanNya yang bekerja atas peristiwa itu. Belum lagi dengan selamatnya keluargaku dari kerusuhan 1998 yang lalu, dimana kami sekeluarga hingga saat ini masih diberikanNya berkat, kesehatan dan kehidupan yang layak, meski segala harta dan usaha orang tuaku harus lenyap dalam sekejap malam saja.

Semua peristiwa2 kehadiranNya dalam hidupku begitu menyentuh hatiku, membuatku bertanya, ‘Siapakah aku ini, Tuhan? Hingga aku selalu Kau jaga?’ lalu aku pun teringat masa dimana aku baru mulai mengenal Tuhan, disaat aku jatuh hati padaNya karena melihat keluarga sahabatku, dan aku pun bertanya, ‘Begitu besarnya cintaMu padaku ya Tuhan, hingga aku yang bukan siapa2 ini, aku anak yang hilang ini, Kau pandu untuk dapat mengenal Engkau hingga aku tertarik untuk mengikutiMu, meski dalam keadaan yang tidak aku mengerti akan apa maknanya, namun sesungguhnya Kau sudah tuntun jalanku untuk mengikutiMu’.
Meski aku jatuh cinta padaMu dikala aku melihat keluarga sahabatku yang begitu harmonis dan penuh cinta, yang saat itu berbeda dengan keluarga milikku sendiri...

Melalui peristiwa2 dalam kehidupanku inilah aku sungguh mengerti akan besarnya cintaMu padaku, sehingga sebelum aku mengenal dan mencintaiMu, Engkau yang sudah lebih dulu mencintaiku. Dan caramu berkenalan denganku menjadi saat yang tak terlupakan disepanjang hidupku sampai aku bertemu denganMu dalam kerajaanMu, karena caramu begitu lembut dan indah. Kau memperkenalkan dirimu melalui sesamaku yang mampu memberikan kasihMu kepadaku, dimana aku merasakan kasih dan kedamaian dariMu. Engkau begitu kreatif dan bijaksana didalam memperkenalkan diriMu hingga hatiku pun seakan tak berdaya ingin memiliki cintaMu itu..

Kini kehidupanku masih dipenuhi oleh peristiwa2 yang juga terdapat pergumulan, namun bias2 dan bayangan harapan akan janjiMu tetap kupegang teguh sebagai perisaiku didalam mengarungi samudera kehidupanku ini yang pastinya selalu kulalui bersama dengan cintaMu.

Permohonanku padaMu, Tuhan.. ajarilah aku untuk terus mencintaiMu.. terus selalu merasakan jatuh cinta yang begitu besarnya hingga membuat hati ini kembali tak berdaya untuk hanya selalu mencintaiMu, mencintaiMu, selamanya…
amf*09.09

KICAUAN SANG BURUNG

Disaat angin berhembus lembut ditelingaku dan seakan menerbangkan helaian rambutku, yang seakan berkata, aku ada disekitarmu. Disaat itulah aku rasakan kelembutannya yang seakan ingin membawaku serta untuk menunjukkan kepadaku keindahan alam yang lainnya yang dapat kutuliskan dan kutemui bila aku ikut pergi bersamanya.

Disaaat kicauan burung bernyanyi lembut ditelingaku, aku seakan mendengar celotehannya tentang indahnya pemandangan alam yang telah dilihatnya. Dan bila nyanyian lembutnya tidak lagi kudengar, hatiku seakan rindu dibuatnya, mempertanyakan dimanakah untaian bernada lembut itu? Atau bila tlah lama sekali tak kulihat bayangnya, ada apakah gerangan yang terjadi padanya? Hati ini terasa hampa, bagaikan nyanyian lagu tanpa irama dan pikiranpun kosong, tak ada lagi kata yang dapat kutuliskan tentangnya melalui kicauan lembutnya itu.
amf77*15.08.09

We'll miss you, Michael !

Seluruh dunia terlihat berduka dengan kepergiannya. Meski banyak orang yang mengenal dirinya sebagai ‘King of Pop’, namun hanyalah segelintir orang saja yang mengenal baik siapa sesungguhnya penyanyi bergaya ‘moon of walk’ ini.

Sebagai fans, hanya mengenal dirinya dari setiap lantunan lagu yang penuh makna yang menunjukkan keprihatinan, kepedulian dan perhatiannya terhadap dunia dan anak-anak. Setiap penampilannya diatas panggung dan juga gerakannya saat bernyanyi juga menunjukkan kepiawaian, kelenturan dan kekhasan dari seorang ‘Michael Jackson’ yang selalu dinanti-nantikan penampilannya, karena tarian dan gerakannya yang unik, penampilannya yang menjadi sorotan tajam para pemerhati dunia mode, juga lirihan dan lengkingan suaranya yang merdu dan sangat membekas ditelinga hingga memberikan kesan kerinduan tersendiri untuk segera melihat pertunjukannya di layar kaca sesaat mendengar kualitas vokalnya yang sangat khas itu.

Dibalik popularitas dan kepiawaiannya yang dikenal dunia saat ini, masih tersimpan sosok Michael yang rindu akan dunia masa kecilnya, yang dengan terpaksa harus ia tekan dan diredam alih dengan segera memaksakan diri untuk tumbuh menjadi sosok dewasa dengan segala harapan yang ditujukan langsung kepadanya sebagai beban yang harus dipikulnya. Namun semua itu tetap dijalaninya dengan penuh semangat dan senyuman yang tentunya mampu menginspirasi banyak orang disekitarnya, meski kerinduan akan hilangnya dunia kecilnya dan juga luka yang timbul karenanya, ia tetap dikenal sebagai seorang pribadi yang penuh cinta dan lembut. Kita dapat melihat dan merasakannya dari lantunan syair dalam lagu-lagu yang dinyanyikannya.

Sayangnya segala usaha, jerih payah dan pengorbanannya serta perjuangannya menyuarakan anak-anak dan dunianya harus berakhir diusianya yang masih bisa dibilang muda karena dunia kita masih membutuhkan karya-karya besarnya yang mampu menyentuh dan bahkan mengubah hati seluruh manusia di dunia untuk mau peduli akan sesamanya.

Sayangnya segala kesedihan dan luka yang dimilikinya belum mampu memberikan suatu bukti kepada khalayak ramai mengenai segala gosip dan kontrofersial buruk mengenai dirinya. Namun tidak demikian halnya bagi fans Michael, sehingga pemakluman untuk sosok berhati lembut ini pun diberikan kepadanya, dibalik ketidaktahuan akan apa yang sesungguhnya terjadi dibalik gosip buruk yang beredar tentangnya itu.

Meski demikian, nama besar seorang Raja Pop dunia tetap diberikan kepadanya sebagai seorang maestro dunia yang dibalik ketegaran, kedewasaan yang instan serta luka dan air mata, ia mampu melantunkan lagu-lagu lembut yang diwarnai kedamaian dan cinta kasih akan sesama. Entah lirik dan musik dari lagu itu yang tidak sesuai ataukah gosip buruk mengenai dirinya dan perilakunya yang sesungguhnya tidak sesuai dengan sosoknya itu.

Namun yang pasti, dunia berduka dan akan sangat merindukan seorang musisi yang mampu melantunkan lagu-lagu tentang kehidupan yang seperti dirinya... bahkan baru saja beberapa hari ia berlalu mendahului kita semua, dunia seakan rindu akan lirihannya, gerakannya yang lentur dengan ‘moon walk’nya, sehingga meski baru saja terdengar suaranya ditelinga, tanpa sadar kita ikut mendendangkannya, lalu melesat menghampiri layar kaca televisi untuk melihat penampilannya dan menikmati persembahannya di dunia musik.

Seorang entertainer sejati yang telah mendobrak segala batasan ras (black or white) yang telah menjadi sumber motivasi (smile) bagi orang lain disekitarnya, dan tentunya dunia, hingga membuat segala bangsa berdecak kagum padanya dan sudah merindukannya (we’ll miss you!)... untuk selalu ada (i’ll be there) memberikan penyegaran bagi dunia (heal the world).

Selamat jalan Michael, damai dan berbahagialah dalam pelukan Allah yang Maha Kasih.
amf*07.07.09

Jangan sia2kan AKU, Kasih..

disaat kau menginginkanku,
kasihmu padaku seakan melebihi apapun yang ada di dunia ini.

disaat aku menjadi milikmu,
kasih seakan membeku hingga tiada lagi kehangatan yang pernah terucapkan.

amf*14.05.09.

Kematian yang membawa Kedamaian di hati

Kehilangan seseorang yang berarti dalam hidup kita, seperti sebuah mimpi buruk di pagi hari yang cerah. Melihat tubuh yang telah terbujur kaku, mata berusaha untuk melihat selekat mungkin seakan enggan untuk menghadapi kenyataan yang ada bahwa kematian telah merenggutnya dari kehidupan ini. Dengan tatapan penuh harap, perasaan hati yang terus bergejolak karena sudah berselimutkan rasa kesedihan yang dalam, berusaha untuk mengelak dengan pikiran yang terus saja menerawang jauh.. memutar ingatan akan hari-hari indah yang pernah terukir bersamanya, juga terngiangnya ucapan kalimat yang seakan menjadi pesan terakhirnya. Semuanya itu seakan ingin melumatkan apa yang sedang terjadi agar dengan paksa menindasnya dan tidak menjadikannya sebagai kenangan terakhir yang tak mungkin terulang kembali.

Siapapun orangnya bila diberikan pilihan, tentunya tidak ada satu orang pun yang pernah mau mengalami rasa kehilangan terhadap seseorang yang dikasihinya, apalagi dalam keadaan yang tidak terduga sekalipun. Karena bila saat itu terjadi, beritanya akan bagaikan suara ledakan bom yang memekakkan telinga, dan melunglaikan seluruh tubuh dan jiwa ini.

Demikian halnya yang terjadi dengan Maria, sebagai seorang Ibu yang telah melahirkan Yesus ke dunia, ia sangat terkejut ketika mendengar kabar tentang apa yang terjadi dengan Puteranya, ia pun bergegas menghampiriNya… dan menyaksikan suatu aksi brutal terhadap Puteranya, dimana kekejian sedang dilakukan terhadap Puteranya. Hati seorang Ibu seakan tidak mau percaya akan kenyataan yang ada dihadapannya, melihat keadaan Puteranya digantung di atas kayu salib setelah didera dan disiksa hingga tubuh dan wajahnya penuh dengan luka dan darah yang mengalir, padahal baru beberapa hari saja orang-orang itu bersorak sorai memuji PuteraNya. Tapi mengapa kini mereka bertindak sekeji itu ? Apakah kesalahanNya ?.

Semua itu membuat hati Maria hancur berkeping-keping dengan rasa pedih yang bagaikan petir yang menampar wajahnya. Kesedihannya seakan mengiris hatinya yang juga turut merasakan penderitaan yang dialami oleh Sang buah hati, dimana ia, sebagai Ibu yang melahirkanNya tidak mampu berbuat apapun, selain mengeluarkan deraian air mata yang mewakili segala perasaan hatinya dan gumaman dalam hati kecilnya, betapa ingin segera berlari menghampiri dan menggantikan posisi Puteranya disaat itu.

Hati siapa yang takkan miris saat melihat dan mendengar semuanya itu namun tidak mampu berbuat apapun. Hingga disaat kematian itu datang, Maria hanya mampu memeluk tubuh yang sudah tak berdaya itu dengan tatapan penuh kasih dan gejolak kesedihan hati seorang Ibu. Sebuah tatapan penuh kasih yang takkan pernah usai sampai kapanpun. Namun kerendahan hati Maria membuatnya mampu merelakan Puteranya itu, yaitu bahwa Bapa yang berkuasa atas diri Puteranya. Sehingga apapun yang terjadi terhadap Puteranya pastilah yang terbaik sesuai dengan rencana Bapa.

Seorang Putera yang sangat dicintainya, telah menderita dan mati dalam usia yang begitu muda. Meski dikhianati dan dilupakan oleh murid-muridNya, diejek, diolok-olok, dihina dan direndahkan, dengan pasrah Ia menerima semua ketidakadilan yang menimpaNya itu. Bahkan Ia masih saja memberikan hatiNya kepada semua orang, termasuk orang-orang yang melukaiNya, yang dengan penuh kasih, Ia mendoakan mereka kepada Bapa, "Bapa, ampunilah mereka. Mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat."

Siapapun takkan tega menyaksikan segala penderitaan yang harus dilalui Yesus ketika Ia tetap memilih untuk melakukan kehendak Bapa, meskipun sebagai Putera Allah, Ia mampu untuk membiarkan cawan itu berlalu dariNya namun jalan penderitaan itulah yang tetap Ia tempuh untuk menunjukkan kemuliaan Bapa, bukan kemuliaanNya yang tentunya dengan cara yang instan berupa kekerasan dan kekuasaan yang dengan mudah dapat diperolehNya dari Bapa.

Rencana Bapa memang indah. Melalui kematian Yesus di kayu salib, Ia pun dibangkitkan pada hari ketiga. Dengan demikian, kematianNya bukan berarti kepergianNya untuk selamanya dari muka bumi ini, melainkan menuju kebangkitan yang abadi, dimana Ia telah mengalahkan maut dan berkuasa atas semua yang ada di bumi maupun yang ada di Surga, dan Ia pun menjadi Raja atas segala raja.
Dan Ia bukan saja milik bangsa Israel, juga bukan hanya milik IbuNya, melainkan Ia adalah milik semua orang yang mau percaya kepadaNya.

Sehingga seluruh umat manusia, siapapun ia.. dapat memperoleh kehidupan kekal di surga bersama Bapa, karena Puteranya telah mengalahkan kematian dengan pengorbananNya di kayu salib. Dan kini, Ia telah berada di sekitar kita bagaikan secercah cahaya yang telah menyinari kita dengan terang kasihNya.

Kini maukah kita menerima cahaya itu didalam hati kita? dan membiarkannya masuk dan bercahaya dalam diri kita?, sehingga terangnya mampu memberikan pantulan kasih yang adalah berasal dari kasihNya itu. Karena kematianNya adalah untuk memberikan kedamaian yang kekal bagi kita semua.
amf*29.04.09.

CAHAYA LILIN

Tuhan telah memberikan cahayanya untuk kita..
Seperti sebatang lilin kecil yang mana dari cahaya itu akan memberikan bayangan disekitarnya,
Meski kecil namun berarti, terus memberikan penerangannya kepada sekitarnya.
Terus menerus..
Apakah kita akan tetap menyulutkan cahaya itu untuk tetap menyala, agar tidak padam?.
Sehingga kita boleh menerangai sekitar kita, meski hanya dengan sebatang lilin kecil saja.
amf*04.09

kedamaian abadi, untukmu.. Opa.

Wajah yang tersenyum dalam bingkai foto berwarna keemasan itu kini tinggallah seonggok debu. Tidak dapat lagi kupegangi tangannya n tak dapat lagi kupeluk tubuhnya yang kurus itu. Dan setiap kali berbicara dengannya, tak dapat lagi kulihat pantulan wajahku dari kacamatanya.
Aku lemas tak berdaya. Rasa sedih masih mewarnai hatiku karena penyesalan yang besar dalam pikiranku.

Aku duduk tak berdaya dalam hamparan rerumputan hijau yang terasakan olehku bukan lagi suasana sejuk nan indah, meski langit sore begitu cerianya disertai tiupan lembut sang angin dan kicauan burung2 yang bermain diantara rerumputan itu.

Aku hanya bisa duduk dalam diamku dengan tatapan mataku menerawang jauh ke langit nan biru, sambil mempertanyakan, “Tuhan, apakah Opaku sudah ada bersamaMu?”. Semilir angin yang terasa meniup lembut rambutku, juga kutanyakan, “Opa, adakah kau sudah bersama Bapa dalam kedamaian abadi di Sorga?”

Pemandangan yang jarang kulihat akhir2 ini yang demikian sejuk dan teduh, seharusnya mampu mengubah perasaan dan daya khayalku, untuk menciptakan puluhan hingga ratusan kata-kata indah untuk kurangkaikan menjadi puisi penuh makna.. Kini bagaikan patung, aku hanya bisa diam dalam pandanganku yang hanya tertuju pada Opa yang sedang dikremasi.

Hatiku sedih, sangat sedih.. pikiranku selalu mengharapkan waktu kembali bergulir dengan memberikan kembali nafas kehidupan kepada Opa.. mataku selalu berharap agar jantung itu masih berdetak. Opa, masih ingin kudengar suaramu.. masih ingin kulihat dirimu.. masih ingin aku memanggilmu.. masih ingin aku berada didalam pelukanmu.. Opa…

Sambil memanjatkan doaku untuknya, kutatapi langit biru diatas sana, berharap ia ada disana berada diantara awan-awan putih yang sedang bersama Bapa memandangiku, mendengarkan permohonan maafku untukmu Opa n juga permohonanku bagimu Opa, kepada Bapa Yang Maha Kuasa.

Meski air mata ini masih mengalir, aku relakan kepergianmu Opaku tercinta. Karena disanalah satu2nya tempat dimana kebahagiaan yang sesungguhnya kau dapati, yaitu bersama Bapa yang sangat mencintaimu, selalu.

Kau tetap ada didalam hati kami n kami tetap mencintaimu n tentunya selalu merindukanmu.
Peluk n cium dari Anak, menantu, cucu2 n cicit2 untukmu Opa tercinta.
Selamat berbahagia dalam kedamaian dan kehidupan kekal bersama Bapa Yang Maha Kasih.

amf*29.03.09.

Selamat jalan, Opa..

Wajah berhidung mancung dengan kerutan2 disekitarnya, memperlihatkan keceriaanya walaupun ada rasa sakit yang dirasakannya.
Entah mengapa hari ini kami yang letak rumahnya cukup jauh darinya, datang menghampirinya..

Aku bersama Mama datang hari ini, juga tanteku datang membawakan makanan kesukaannya.
Setelah ia makan ikan kesukaannya yang dimasak dan dibawakan oleh tanteku, ia minum 2 butir obat diabetes lalu minum air secara perlahan sambil kupegangi cangkirnya disaat ia meminumnya. Ia pun dicukur rambutnya dengan cukuran yang dibawa Mama sesuai permintaannya.

Dengan mata terpejam saat rambutnya dirapikan sambil mulutnya bergerak-gerak. Aku yang ada dihadapannya hanya bisa berkata,"Opa, matanya ga usah merem.. gapapa, ga akan kena mata koq rambutnya". Mendengar ucapanku itu Opa berusaha membuka matanya sambil sesekali menutupnya kembali.

Setelah selesai Opa pun memberikan satu pesan singkatnya padaku, yang seperti biasanya hari ini kujawab "Ya, Opa" dengan spontan tanpa memikirkan n membahasnya lebih jauh dengannya.
Aku tak menyangka bahwa itu menjadi kata2 terakhirnya untukku, dimana hal itu adalah kerinduannya selama ini. Opa, maafkan aku yang tidak peka ini.
Disaat itu engkau masih memperhatikan aku, meminta aku makan, juga menanyakan tentang channel TV yang ingin kau lihat, setelah kubilang bahwa aku akan tampil disitu hari sabtu nanti..
Opa, aku yakin engkau pasti telah menontonnya bersama Bapa di dalam kerajaan Surga.

Mendengar kabar kepergianmu menjadi petir yang menggelegar ditelingaku. Aku tak menyangka bahwa pelukan tadi siang adalah pelukanmu yang terakhir untukku. Aku tak percaya dan disaat kulihat tubuhmu yang terbaring, aku masih mengharapkan hembusan nafasmu kembali mengalir.
Hatiku sedih, aku bersalah padamu. Aku belum dapat memenuhi permintaanmu itu. Hatiku hancur tersayat-sayat oleh rasa penyesalan yang dalam.

Wajah yang sebelumnya kulihat masih menampakkan keceriaannya dengan kacamatanya yang nampak berbeda kiri n kanannya, kini wajah itu diam seribu bahasa dengan bibir yang seperti mengukirkan senyum. Tubuhnya terbujur kaku tidak lagi mempunyai daya untuk memelukku dengan tubuhnya yang kian kurus dan tangannya yang hanya bagaikan tulang dengan kulit sebagai selimutnya.

Opaku tercinta, maafkan aku yang belum bisa membahagiakanmu.. Saat ini aku belum bisa menepati permintaanmu itu.. Tapi disaat waktu itu datang, aku yakin engkau pasti datang berada diantara kami semua.
Opaku tercinta, engkau adalah sosok pria yang selalu tampan di mataku. Karena di masa tuamu ini, gurat2 ketampananmu masih tampak menonjol dengan hidung mancungmu itu.

Opaku tercinta, berbahagialah bersama Bapa di Surga, dimana tidak ada lagi rasa sakit yang harus kau derita. Sebaliknya.. Kebahagiaan dalam pelukan Bapa menjadi penghiburan bagimu n juga kau bisa menyusuri suasana surgawi yang indah n nyaman bersamaNya karena sepertiku, kau juga menyukai segala keindahan alam yang Tuhan ciptakan.

Selamat jalan opa.. Doakan kami yang masih mengembara di dunia ini agar kami dapat berkumpul kembali bersamamu di Surga dalam pelukan Bapa Yang Maha Kasih.
Kami semua mempunyai kenangan tersendiri bersamamu, biarlah semuanya itu kami ingat sebagai kenangan akan dirimu yang kami cintai. Meski sedih masih ada dalam hati kami, namun kami merelakanmu karena kami yakin bahwa Bapa di Surga telah memberikanmu kebahagiaan kekal bersamaNya.

Kami yang kini telah merindukanmu.. Rindu akan suaramu saat menelepon Mama, rindu akan senyummu juga rindu akan lambaian tanganmu di pagar depan rumah, setiap kali kami hendak pulang.
Selamat jalan opa.. Kami anak2, cucu2 dan cicit2mu mencintaimu selalu.. Kini dan selamanya..

Bapa di Surga terimakasih atas rakhmatMu yang berlimpah kepada Opaku. Kami percayakan ia kepada tangan2 kasihMu dimana kami yakin ia pasti memiliki kebahagiaan yang sempurna karena kasihMu selalu kekal dan abadi tiada batas, dimana Engkau yang telah menciptakan n menghadirkannya diantara kami pastinya memiliki cinta yang lebih besar dibandingkan apa yang pernah kami lakukan n berikan kepadanya. Terimakasih ya Bapa kami yang ada di Surga. Amin.

amf*26.03.09

Cintailah Aku selalu..

AKU tidak membutuhkan segala harta dan kekayaanmu.
Karna AKU sudah memilikinya jauh melebihi kepunyaanmu.

AKU juga tidak membutuhkan segala perbuatanmu yang hanya untuk supaya kau dikagumi.
Ingatlah selalu bahwa AKUlah yang telah menciptakan segalanya maka dari AKUlah semuanya itu berasal hingga dapat kau terima dan kau miliki.

Yang AKU butuhkan hanyalah Cintamu..
Karena hanya dengan Cintamulah, AKU akan selalu ada didekatmu sebab AKU ada tinggal didalam hatimu.

amf*07.03.09.

Meski hanyalah sebutir debu...

Meski hanyalah sebutir debu,
Aku dapat melengkapi diriku dengan hal2 yang dapat membuatku semakin indah.
Aku pun dapat melakukan apapun yang aku sukai, belajar, bekerja, bermain, dan lainnya.
Aku juga dapat menggunakan talentaku untuk berkarya dan berkreasi.
Aku pun dapat berbuat baik, melayani dan mengasihi sesama.

Meski hanyalah sebutir debu,
Namun aku berusaha memperlihatkan bahwa aku ada didunia ini.
Meski dengan satu kali tiupan atau bahkan kibasan, aku dapat pergi seakan hilang dari pandangan.. Namun aku tetap ada bersama angin,
Mengikutinya kemanapun ia membawaku pergi bersamanya..


amf*25.02.09

Bila..

Tuhan,
Bila angin kencang datang berhembus disekelilingku,
biarlah tanganMu menggenggam hatiku untuk tetap tertuju padaMu.

Bila hujan deras membasahi seluruh bumi disertai kabut gelap yang menghalau penglihatanku, biarlah terangMu yang ada didalam hatiku menerangi langkahku untuk menuntunku terus berjalan mengikutiMu.

amf*02.01.09

Welcome 2009

2009 has come.
It has 365 days for us to fill with lots of joys n loves.
It also has lots of days to share our success n happiness.

HAPPY NEW YEAR.

Lentera Kasih

Aku memiliki sebuah lentera
Ia terbuat dari potongan-potongan kertas yang rentan untuk hancur
Ia juga memiliki perekat yang cukup kuat

Lentera itu memiliki banyak kasih didalamnya
Karenanya, ia kunamakan Lentera Kasih
Kekuatannya luar biasa hebat, ia mampu menahan panasnya kobaran api
Bersamanya, kasih selalu dapat terbang kemanapun ia inginkan
Untuk memberikan kesejukan di hati siapapun disekitarnya..
Namun, ia akan dengan mudahnya hancur dikala kobaran itu mengenai tubuhnya

Kasih membuatnya berguna dan mampu membuat potongannya tetap utuh
Dan hanya Kasih yang mampu menghancurkannya

amf*17.11.08

Cahaya Hatiku..

Engkaulah cahaya hatiku..
Aku ingin selalu membawa cahaya ini dimanapun aku berada.
Aku ingn agar cahaya ini mampu menerangi kegelapan yang ada diluar sana..

Oh cahaya hatiku..
Bila sang hati dan jiwa merasakan kegelapan yang amat sangat..
Tetaplah selalu bersinar, jangan pernah merasa lelah untuk menyinari hatiku.
Biarlah perasaan gelap itu perlahan musnah karena tebaran cahaya darimu.

Cahaya hatiku..
Sinaranmu, selalu meberikan kekuatan dan kedamaian bagi jiwaku..
Bila sang tubuh merasa lelah untuk memancarkan terangmu keluar sana..
Tetaplah selalu bersinar, agar kedamaian itu memancar keluar dengan sendirinya.

Oh cahaya hatiku..
Aku membutuhkanmu untuk selalu bersinar dalam hatiku..
Sehingga meskipun kegelapan ada disekitarku, aku tetap dapat merasakan damai
Sehingga aku memiliki kekuatan untuk mempertahankan sinarmu..

amf*17.11.08

Cintaku yang dangkal !

Dengan mulutku, aku selalu dapat mengucapkan bahwa “Kau mencintaiku”.
Dengan mulutku pula, dengan mudahnya aku dapat ucapkan “aku mencintaiMU”.
Namun dikala roti yang kudapat terasa tidak mencukupi karena gemerlapnya dunia..
Kini kusadari betapa dangkalnya cintaku ini.

amf*16.11.08

Ingatlah aku..

Meskipun hati ini terasa hampa, hingga doa yang kupanjatkan terasa hambar.. ingatlah aku ya Tuhan.
Meskipun pikiran terasa kacau, hingga rasa lelah terasa mengiringi derap langkahku.. ingatlah aku ya Tuhan.
Meskipun perasaan khawatir, hingga keinginan akan pemenuhan hidup terasa menggerogoti hati.. ingatlah aku ya Tuhan.
Meskipun jiwa kian melemah, hingga meragukan kemampuan diri dalam menghadapi pesona dunia dan segala isinya.. ingatlah aku ya Tuhan.
Meskipun pikiran dan jiwa telah menetapkan hati, hingga terus mencoba untuk bertahan dalam iman yang ada.. ingatlah aku ya Tuhan.

Ingatlah akan aku ya Tuhan..
Hingga disaat Engkau berada dihadapanku, aku boleh menghampiriMu.. merasakan hangatnya pelukanMu, lalu tinggal bersamaMu dalam dekapan kasihMu yang kekal.

amf*07.11.08

Bermimpilah..

Lahir dari orangtua dengan ras berbeda, tidak memadamkan semangat Barack Obama didalam mewujudkan impiannya. Bahkan ia mampu mendobrak segala ketidakmungkinan yang ada dan menjadi orang pertama dari ras nya yang menjabat sebagai President AS.

Suatu impian yang tidak mungkin untuk dilakukan oleh seorang keturunan Afrika seperti dirinya, namun warga AS memiliki kebesaran hati sehingga mampu melihat kemampuan diri Barack Obama untuk memiliki kesempatan menjalankan pemerintahan Negara tanpa adanya diskriminasi.

Bermimpilah seperti Barack Obama pernah bermimpi, Ia kini telah terbukti mampu mewujudkan impiannya itu. Bermimpilah.. jangan buyarkan impianmu.. hilangkan semua kemustahilan dan keragu-raguan yang berusaha menghadang.. biarlah impian itu terus ada dikepalamu untuk menjadikannya nyata. Bermimpilah..

amf*07.11.08

Jas hujan

Disaat tetesan air hujan membasahi bumi, manusia bergegas mencari tempat berlindung agar terhindar dari tetesannya. Apabila manusia hendak terus melangkah menerobos sang hujan, ia memerlukan pelindung yang mampu membuatnya dapat menerobos air hujan yang menerpa tubuh maka dipakailah sebuah Jas Hujan, dan manusia pun aman terhindar dari hujan sesuai dengan jenis Jas yang digunakanannya.

Dan disaat hujan itu selesai, disimpannya Jas Hujan itu untuk keperluan selanjutnya, yaitu dikala manusia membutuhkan kembali perlindungan diwaktu hujan. Tak pernah sekalipun Jas itu dipakai dalam keadaan panas untuk perlindungan dari panas terik yang menyengat sekujur tubuh.

Tuhan kita memiliki kemampuan yang lebih hebat daripada Jas Hujan karena Ia tidak hanya melindungi disaat hujan, tapi disaat panas terik pun Ia mampu melindungi kita. Bahkan Ia melindungi kita tanpa peduli siapa dan apa diri kita, tidak seperti Jas Hujan yang hanya mampu melindungi kita di waktu hujan saja.

Karenanya iman yang kita miliki janganlah iman Jas Hujan yang hanya kita miliki disaat kita membutuhkannya saja, namun disaat kita tidak membutuhkannya, ia kita simpan atau bahkan dibiarkan begitu saja, entah dimana meletakkannya.. hingga disaat kita membutuhkan perlindungan, kita tidak menemukannya..

amf*04.11.08

Bila TUHAN beriklan..

Bila hatimu resah dan gelisah tidak dapat tidur karena adanya masalah dan kekhawatiran yang mengganggumu..
Bila kamu terbayang akan suatu ketakutan, kengerian mengenai suatu hal atau kejadian yang pernah kamu alami..

Bila kamu merasakan kesedihan atau bahkan kepedihan yang membuat air mata terus mengalir hingga terasa menyesakkan nafas..
Bila kamu merasakan kemarahan yang memuncak, debaran penuh emosi, kobaran api kekesalan atau dendam yang nyala membara..

Apapun itu yang telah membuatmu merasa tidak nyaman saat ini.. ingatlah bahwa
Tuhan selalu mencintaimu karena Ia selalu siap menopangmu hingga dikala kau jatuh takkan sampai tergeletak, sebab Ia senantiasa bersamamu sampai kapanpun, karena tidak ada yang mampu menjauhkanmu dari KasihNya.


Lakukan..
Ketik TUHAN spasi TERIMA spasi KASIH spasi ATAS spasi RAKHMATMU spasi DALAM HIDUPKU spasi AKU spasi PERCAYA spasi KASIHMU spasi TELAH spasi MEMBERIKU spasi KEKUATAN spasi UNTUK spasi MENGATASINYA.

Kirim..
Kepada BAPA, PUTRA dan ROH KUDUS.
AMIN.

amf*23.10.08.

WAKTU

Setiap aku bangun dari tidur, kuhirup udara segar, kulihat matahari bersinar terang mencoba masuk lewat celah kaca jendela.
Semuanya terlihat sama, bahkan keadaan sekitarku tetap terlihat sama.. suara lalu lalang kendaraan yang mulai ramai didepan rumahku, aneka suara tanda mulainya aktifitas orang-orang disekitarku.

Semuanya terlihat sama, juga ketika kulihat diriku pun tak jauh berbeda, aku bangun tidur dan berada di kamar yang dengan tatanan yang sama, juga dengan pakaian yang biasanya.
Semuanya tetap terlihat sama, dan disaat kutemui orang-orang terdekatku, ia melakukan kegiatan yang sama dengan gaya dan pola pakaian yang sama hingga membuatku bingung, apakah aku sedang bermimpi ? atau apakah aku sedang mengulangi hidupku seperti yang biasa disebut orang sebagai Dejavu ?

Semuanya terlihat sama, bahkan itu semua tetap terlihat sama dengan ingatan yang sama seperti itu, dimana Tuhan selalu memberikan berkatNya dan setiap kali aku bangun, selalu kucoba ucapkan syukurku padaNya, yang bahkan tanpa kusadari, kulakukan dengan nada dan ucapan yang sama.

Semuanya dapat tetap terlihat sama, dengan kebingungan dan ungkapan yang sama, namun saat kusadari lebih jauh lagi.. kupandangi wajahku, kulihat senyuman ibuku, terlihat ada perbedaan dengan senyumannya, bukan hanya itu.. ketika kulihat jam di tembok rumahku menunjukkan angka yang berbeda dengan senyuman sebelumnya, serta.. saat kulihat adanya goresan luka ditangannya, aku jadi sadar bahwa kali ini berbeda.

Segala sesuatu boleh terlihat sama seperti biasanya, namun sesungguhnya bunyi tik tak itu terus bergerak, sama seperti suara jantung kita yang terus berdetak, berirama mengikuti langkah kaki kita, untuk memacu kita melakukan suatu perbedaan setiap detik hingga hari, karena ia tak pernah lelah untuk bergerak… dialah sang WAKTU, semoga kita mampu mengiringinya dengan irama detak jantung yang dengan derap langkah penuh semangat serta hasil karya yang membedakan setiap tik tak nya..

amf*23.10.08.

Menyelami Hati

Ku slalu ada di hatimu, ku slalu bersamamu!
Lihatlah melalui matamu, pandangilah segala hal yang kelihatan bagimu, segala hal itu ada hasil karyaku disana..
Awan nan putih dengan riang menari, bergerak penuhi cakrawala tuk berikan keteduhan yang tawarkan sucinya cintaku kepadamu..
Langit biru yang bagaikan permadani indah dihamparan surgawi, berikan keceriaan disaat pagi hari bersama sang mentari, tawarkan keheningan penuh haru bersama kerlipan bintang yang memberi semangat akan hari baru yang cerah.

Dengarkanlah suaraku melalui semua nada yang ada..
Yang mana dekap langkahku yang dengan segera menyambutmu penuh cinta dapat kau rasakan.
Suaraku yang penuh kelembutan, melebihi kelembutan tetes air hujan dikeningmu.
Suara yang mengalun lembut ditelingamu, seindah nyanyian lagu nan merdu, semerdu desiran angin yang sejukkan jiwamu.

Rasakanlah genggaman tanganku yang selalu memegang tanganmu, yang selalu menopang tubuhmu.
Nikmati indahnya kebersamaan kita yang bahkan melebihi sepasang merpati yang sedang jatuh cinta..

Selami hatimu dan tanyakan padanya, apakah aku sungguh ada disana? Tanyakanlah apakah aku dikenalnya? Tanyakan pula tempat bagiku, adakah aku sungguh berperan dalam hidupmu?

amf*10.10.08

Lemah dan Kuat

Dalam kelemahan manusia, Ia berikan kekuatan untuk dapat melakukan suatu hal mustahil bagi kemuliaan namaNya.
Dalam kekuatan Yesus, Ia berikan ketidakberdayaannya untuk menjadi manusia yang dengan kelemahannya melakukan perkara besar bagi kemuliaan namaNya.

amf*17.08.08

Kisah Sebatang Pensil-3

Diantara keragaman bentuk dan keindahan yang telah Kau ciptakan di dunia ini, aku merasa berharga di tanganMu.

Meski harus merasakan rasa sakit akan pengajaranMu, meski tak mengerti akan maksud dan rencanaMu atas segala hal yang harus dihadapi.. meski seringkali hati bertanya.. Mengapakah aku harus melakukannya? dan meski kebingungan selalu memenuhi setiap relung hati, mempertanyakan Apa yang harus kulakukan dengan semua ini?

Kini aku mengerti dan aku bahagia bahwa aku boleh menjadi milikMu.. bahwa segala yang kualami adalah untuk keindahanku di MataMu.

Setiap goresan yang kuhasilkan diatas lembaran kehidupan, dalam bentuk dan warna apapun, aku tetap dapat menghasilkan suatu karya nan indah, sebagai ungkapan cinta atas apa yang terjadi, yaitu bahwa CintaMu sungguh nyata dan ada bagiku.

Setiap lembaran waktu dan hari yang terus bergulir, tak pernah sedikitpun lepas dari perhatianMu untuk mengajarkanku.. dan bisikan kata CintaMu selalu menggugah pikiran dan perasaanku, membuatku ingin selalu ada didekatMu dan tak ingin berhenti berkarya untuk penuhi dunia ini dengan keindahanMu itu.

Meskipun di mata dunia ini aku hanyalah sebatang Pensil yang bisa saja tidak memiliki arti apapun dibandingkan apa yang dimiliki dunia.. namun aku boleh berbangga karena setiap rautan Kasih ini akan selalu membuatku semakin cantik. Dan dekapan erat melalui tanganMu akan membuatku selalu berharga di MataMu.. karena aku boleh dimiliki dan dipakai olehMu.. itulah kebahagiaanku selamanya.

amf*31.07.08.

Kisah DAUN-18

Bisikan lembut yang terdengar ditelinga DAUN, membuat DAUN merasakan kelembutan yang menggetarkan hati, dan tubuh DAUN seakan dibawa terbang, melayang.. melambung begitu tingginya, seakan sang tubuh ingin segera lepas dari tangkainya, untuk bersama dengan Angin bergandengan tangan, saling merengkuh.. menuju suatu keabadian.

amf*30.07.08.

Aku HIDUP !!

Disaat kesunyian menghampiri setiap sisi hati,
Saat itu kurasakan kehadiranmu.

Yang secara perlahan, hadirkan kesejukan di hati,
Aku seakan bangkit dari mimpi indahku.

Tersadarkan bahwa, ‘Aku HIDUP !!’
Dan Cintamu membuatku 'Ada..'

amf*18.07.08.

keINGINanku

Didalam hidup ini, aku memiliki suatu keinginan.
Yang ibarat sebuah bintang di angkasa raya, ia bertengger didalam hatiku,
ia terus memberikan cahaya terangnya disaat kegelapan mencoba merenggutnya.
Dan didalam meraihnya, kucoba ulurkan tangan ini untuk menggapainya dan sambil kuarahkan mataku seakan tak mau salah meraih sang bintang.
Sebesar itulah aku menginginkannya..

Kadang timbul perasaan tak mampu, tak sanggup, seakan semua itu hanyalah sebuah mimpi seekor semut kecil yang berharap untuk dapat bertengger diatas pohon yang menjulang tinggi, menanti dari kejauhan, adakah seseorang atau seekor burung yang mau membawanya ke puncak pohon?, untuk melihat betapa indahnya pemandangan diatas sana.
Sekecil itulah aku dibandingkan keinginanku..

Laksana air hujan yang menetesi setiap dedaunan, tetesan air hujan yang membasahi bumi, mampu memberikan kesegaran walau hanya sekejap mata, namun daun tetap dapat hidup dan tumbuh dimanapun ia berada, entah dihamparan taman nan luas ataupun diantara himpitan lahan yang sempit, daun tetap ada, bertahan hidup, karena ia yakin akan suatu anugerah kehidupan yang diberikan oleh Penciptanya.
Seteguh itulah keyakinanku atas anugerahMu bagi keinginanku..

amf*04.06.08.

Tuhan, bila aku..

Tuhan, bila aku tuli..
Berbicaralah dengan keras di telingaku, agar tiada alasan bagiku untuk tidak mendengar suaraMu. Hingga hanya dengan mendengar suaraMu, aku tenang karena aku tau bahwa Engkau ada disisiku, selalu memperhatikan aku. Agar tiada alasan bagiku untuk terus larut dalam ketulianku.

Tuhan, bila aku seperti buta.. tak mampu melihat kehadiranMu..
Tariklah aku untuk mengarahkan diri padaMu, bawalah mataku untuk melihat apa yang Kau ingin aku lihat ?. Agar tidak ada alasan bagiku untuk tidak melihat kehadiranMu disekitarku.

Tuhan, bila aku kesepian, tak dapat merasakan kasihMu..
Genggamlah erat hatiku, agar hati ini selalu jadi milikMu, hingga tak ada alasan bagiku untuk tidak mencintaiMu.

Tuhan, bila tubuhku terasa lumpuh, tak mampu lagi melakukan apapun untukMu..
Raihlah tubuhku dan bawalah aku turut serta dalam jalanMu, agar aku dapat selalu berkarya untukMu. Hingga tak ada alasan bagiku untuk tetap diam bersama kelumpuhanku.

Tuhan, bila aku seakan bisu, tak dapat ungkapkan cintaku padaMu..
Tolonglah aku agar kebisuan ini tidak merenggut perasaan itu hingga mati karena layu.

amf*27.05.08

Satu titik cahaya hidupku..

Aku seperti melangkah di lorong panjang nan sunyi, berteman dalamnya rasa sepi..
Kupandangi satu titik cahaya yang dapat aku lihat dari setiap langkah kaki ini,
Kuikuti sinaran yang menjadi jejak penuntunku dalam melalui kegelapan ini.

Meski ia memudar, perlahan.. hingga kadang lenyap, bagai ditelan gelapnya malam.
Kadang ia menyala terang, membuat aku mampu berkaca melihat sosokku sendiri, Harapanku, ia terus ada menyinari setiap langkahku, agar dapat kugapai titik itu..

amf*21.04.08

Genggam Hatiku.

Sirami hatiku dengan CintaMu, agar setiap lukanya menjadi senyuman bahagia.
Genggam hatiku agar ia menjadi lembut, dan tak pernah lagi pergi.. menjauhiMu.
Karena disaat ia pergi, aku tak layak lagi untuk Kau miliki..

amf*20.04.08

Seperti butiran pasir di laut

Seperti sebutir pasir diantara butiran lainnya yang tak berhingga jumlahnya, aku ini begitu kecil di hadapanMu.. Namun meski di mata dunia ini aku hanyalah sebutir pasir yang kecil, yang hanya dengan satu helaan nafas atau bahkan satu tiupan saja sudah mampu melenyapkanku.

Namun di mataMu.. aku terlihat besar ! Begitu besarnya, sehingga disaat kucoba bercermin dialiran air yang jernih, aku dapat melihat keberadaanku itu sungguh ada dan terlihat besar.

Tuhan, Engkaulah yang menjadikan aku besar. TanpaMu, aku bagai butir pasir di laut yang bahkan aku sendiri pun tak tau akan keberadaanku di dunia ini, apalagi dunia yang fana ini, aku takkan dapat dilihat nyata olehnya.

Tuntunlah pikiranKu untuk selalu ingat akan Engkau. Sirami jiwaku dengan kesejukan Kasih dariMu, agar jiwa ini selalu mengharapkan cintaMu.
Geggam hatiku untuk selalu menginginkanMu, hingga kehadiranMu menjadi saat yang paling aku inginkan dalam hidup ini.

Pegang kakiku untuk selalu melangkah ketempat yang Kau inginkan aku untuk berada, sehingga setiap langkah ini bagaikan perjalanan indah bagiMu.
Raih tanganku untuk Kau tuntun dan karyakan menjadi suatu lukisan nan indah yang mampu menggambarkan ke AgunganMu..

Tuhan, ajariku untuk mencintaiMu.. seperti cintaMu kepada setiap butiran pasir yang ada di lautan.

amf*20.04.08

Misi Mba’.. Tuhan memberkati..

Diantara peluh dari ratusan orang yang duduk mengarahkan pandangannya ke depan dan terlihat seperti tatapan kosong yang memancarkan keletihan..
Terdengar nyanyian seorang pria yang baru disadari berdiri didekat pintu sambil menyenderkan tubuhnya ke jendela dan mengarahkan tubuhnya ke belakang dan mengatakan “Tuhan itu baik”.

Aku yakin bahwa kehadirannya saat itu bukan karena ia tidak memiliki masalah didalam hidupnya, juga bukan karena hidupnya yang sudah enak dan berkelimpahan, sebaliknya.. dibalik segala kekurangan dan persoalan hidup yang dihadapi.. ia sanggup mengingatkan bahwa “Hidup kita ada dalam genggaman tanganNya, maka semua yang terjadi didalam hidup kita ada rencana indah yang akan segera Ia hadirkan di hadapan kita. Karena… Tuhan itu baik !”.

Meski diluar jendela terlihat gelapnya malam, yang juga telah menyelimuti hati dan pikiran kami saat itu, membuat jiwa merasa terhimpit oleh berbagai permasalahan hidup dan kehidupan, namun Tuhan yang Maha Baik akan tetap menghadirkan langit yang cerah. Baik dengan adanya kerlipan bintang atau dengan hadirnya sinar mentari pagi yang akan memberi penerangan bagi jiwa, atau dengan adanya embun di pagi hari, yang memberikan kesejukan bagi setiap hati yang remuk redam sekalipun..

Rencana indah tlah Kau siapkan
Hidupku dalam tanganMu
Dalam rencanaMu Tuhan
S’mua baik2 .. apa yang tlah Kau berikan didalam hidupku.

amf*06.04.08

Seuntai Kapas

Seperti helaian kapas yang tipis, mengharapkan angin membawa sang tubuh pergi .. ke tempat dimana tiada yang salah dalam diri seuntai kapas.

amf*26.03.08

Engkaulah cahaya hidupku

Bukan aku yang mengunjungimu, engkaulah yang datang padaku.. datang membawa seberkas cahaya dalam dirimu.. Dan cahaya itu pun kau berikan padaku. Disaat cahaya itu kuterima, aku merasakan sebuah keharuan..

Tubuh diselimuti oleh kehangatan darimu.. dada pun berdegup kencang, suatu energi dan perasaan adanya cinta terhadapmu semakin bertambah. Perasaan ini membuat hati ingin tetap selalu merasakan kehangatan itu.. Rasanya begitu nikmatnya, aku seakan dibuai oleh lembutnya ungkapan kasihmu itu..

Meski tak ada suara yang jelas kudengar, namun aku merasakan alunan musik nan lembut, yang bersiap untuk berdendang untukku, mengiringi setiap langkah tarianku.

Kehadiranmu begitu terasa meskipun mata ini tak dapat melihatmu, namun tarian ini kita lakukan bersama, dan engkaulah yang menjadi pasanganku. Aku ingin terus menari, tak mau melepaskan tanganmu, tetap mau merasakan hangatnya tubuhmu..

Cahayaku, tetaplah bersamaku.. karena tanpamu aku tak mampu menari seindah ini. Ibarat orang yang pincang, tanpamu.. semua ini akan terlihat ada sesuatu yang hilang. Bila cahayamu tak ada bersamaku, hampalah hidupku ini.

Cahayaku, aku ingin kau selalu bersamaku.. tinggal selalu dalam hatiku.. untuk menjadikan hidup ini sempurna sesuai dengan keinginanmu, karena cahaya ini bukan hanya milikku, namun harus aku bagi untuk sekitarku..

Engkaulah cahayaku, jangan biarkan aku sendiri tanpamu..

amf*24.03.08

Hidup yang berarti

Perjalanan panjang kisah penyelamatan dari sebuah kecelakaan yang hampir merenggut nyawa, membuat kita yang mendengarnya menjadi kagum. Disitulah baru sungguh dirasakan bahwa Tuhan itu sungguh ADA. Kenapa? Karena kita melihat sebuah keajaiban besar disana.
Bagaimana dalam hidup sehari2, setiap kejadian hidup kita, apakah keajaiban itu benar sungguh ADA disana?

Pernyataan akan terdeteksinya suatu penyakit dalam diri seseorang yang menjadikan dirinya terbatas, hidupnya jadi berubah murung seakan pikiran dan kekhawatirannya sendiri itulah yang merenggut jiwanya, bukan penyakitnya..
Seakan terbangun dari mimpi yang panjang disiang hari, kita jadi tersadarkan akan betapa berartinya sebuah kehidupan. Disaat sesuatu itu susah untuk didapatkan atau bahkan akan hilang dalam hidup kita, barulah disadari betapa berartinya hal itu bagi kita..
Bagaimana dalam kehidupan yang biasa, apakah harus menunggu sampai ada penyakit atau mungkin hal2 buruk yang menimpa hidup untuk menjadikan kita menghargai hidup yang sedang dijalani ini?

Dibalik kisah penciptaan dan kehidupan kita, ada suatu misteri hidup yang harus dijalani. Ada suatu kisah indah yang Tuhan rancangkan bagi hidup setiap kita. Sehingga disaat setiap orang yang melihat kita, yang memandang buku kehidupan kita, akan tersenyum dan memandang kearah Tuhan kita, sambil berkata,
“Tuhan, Engkau sungguh Ajaib. Kau telah ciptakan dan hadirkan manusia yang bernama ********* dalam dunia yang fana ini. Dan Engkau pun sungguh Ajaib, telah Kau ciptakan aku yang dapat hidup dengan segala kesempurnaan yang Kau berikan. Ajaib, Engkau sungguh Ajaib. Terima kasih aku dapat mengenalMu dan juga mengenal *********”.

Kita dapat menjadikan sesama kita memuji dan mengagungkan namaNya, itu baru hidup yang berarti. Kini maukah kita menjadikan hidup kita berarti ? jadikan nafas yang kita hirup dari hembusanNya itu tidaklah sia2 adanya...

amf*24.03.08

Maukah kita memilikiNya ?

Seperti sebuah kisah penciptaan, dimana Tuhan telah membentuk kita dari seonggok tanah. Ia membentuk kita dengan aneka ragam gaya namun penuh dengan banyak kreatifitas.

Daya kreatifitasNya disalurkan dalam diri kita, dan disaat dilihatNya semuanya itu sempurna.. disaat dirasaNya semua itu bermanfaat bagi kita, diberiNya kita nafas agar dapat hidup.

Tuhan menciptakan kita yang awalnya hanyalah tanah, itu saja sudah merupakan suatu keajaiban. Tuhan yang memberikan kita nafas hidup, itu saja sudah memberikan kita kebanggaan, bahwa Ia memberikan kita kesempatan untuk dapat hidup. Karenanya, hidup kita sesungguhnya bukan untuk diri kita sendiri.

Apa sebenarnya yang Tuhan inginkan dari kita?
Selama kita hidup, Ia tidak pernah meminta atau bahkan memaksa kita untuk melakukan hal2 yang Ia inginkan. Sebaliknya, kita dapat hidup bebas sebebas bebasnya. Ia tidak pernah menuntut kita untuk melakukan kehendakNya.


Ia sudah menciptakan kita, memberi kita hidup, lalu menyediakan fasilitas2 bagi kehidupan kita.. kita diberiNya kuasa atas segala yang ada di muka bumi ini. Ada tumbuh2an yang menjadi makanan kita, ada tanah yang dapat diolah untuk kita berkarya dengan melakukan dan menghasilkan sesuatu. Karena Tuhan yang telah menciptakan kita sedemikian sempurnanya, Ia pun memikirkan kelangsungan hidup kita, hingga makanan dan segala kebutuhan kita pun disediakanNya bagi kita.

Bukan hanya secara lahiriah saja, namun dalam segi rohani pun Ia telah berikan diriNya bagi kita. Namun seringkali pandangan kita ini hanya tertuju kepada apa yang dilihat nyata oleh mata. Kita hanya memandangi keindahan dan kekejaman dunia ini. Kita hanya memikirkan kebahagiaan dan kesedihan hidup ini. Kita hanya menginginkan kebahagiaan tanpa mau merasakan kesedihan dan kesengsaraan.

Kita seperti seorang anak yang berada didalam taman penuh bunga indah disekitarnya, disana terasa sejuk, damai, dan mata ini hanya memandang sebuah makhluk hidup yang menari didepan kita, yang mengelilingi kita dengan kelembutannya.. membuat kita terbuai oleh tariannya, sambil mendendangkan alunan musik yang indah dan suara merdunya.. membuat kita terlena akan rangkaian syair yang menggetarkan hati.. hingga mata dan telinga ini hanya mau tertuju padanya... namun lupa akan segala keindahan lain yang ada diluar semua itu.. yang sesungguhnya jauh lebih indah.

Dia lah Tuhan kita, yang telah menciptakan semua hal di dunia ini, termasuk segala keindahan yang ada didalamnya.. apalagi Dia? Pastinya akan jauh lebih indah dari semua ciptaanNya itu.. Maukah kita memilikiNya ? Dia yang jadikan kita berarti dan yang tawarkan keindahan yang abadi?.

amf*23.03.08

Indahnya hidup ini

Setiap manusia yang hidup di dunia ini memiliki permasalahannya sendiri. Ibarat kata tidak ada manusia yang hidup tanpa adanya masalah. Sejak kita dilahirkan hingga kita mati pun tetap ada masalah yang harus di hadapi.

Setiap kejadian dalam kehidupan kita selalu ada kisah dibaliknya yang dapat disarikan untuk diambil manfaat atau hikmahnya bagi kehidupan kita disaat itu maupun di masa yang akan datang.

Sari dari setiap kisah itu dapat kita rangkum menjadi lembaran2 pernuh warna warni indah atau bahkan hanya berupa halaman kosong berwarna hitam kelam dalam buku kehidupan kita.

Apa yang hendak kita isi dalam buku kehidupan kita? Semua tergantung kita.. tergantung bagaimana cara kita memandang kehidupan ini melalui Tuhan kita.
Tuhan yang sesungguhnya dekat disekitar kita, dapat menjadi jauh hingga ribuan atau jutaan mil hanya karena cara pandang kita terhadapNya.

Segala hal yang kita lihat buruk pada awalnya, dapat berakhir indah karena akan penuh dengan aneka kejutan yang membuat kita terpana karenanya.
Seperti halnya kita melihat pelangi yang indah setelah pekatnya awan gelap yang mendatangkan derasnya hujan yang membasahi bumi.

Hidup itu indah. Dan percayalah bahwa dengan hidup bersama Tuhan yang adalah pencipta kita dan yang telah memberikan hidup, hidup kita akan terasa jauuuuhhh lebih indah, dari semua yang pernah kita dapatkan, dari apa yang ditawarkan dunia ini..

amf*22.03.08

Aku yang Buta dan Tuli..

Aku seperti orang buta yang berkata, “Tuhan, aku mau Kau bersamaku, ada didepanku, temani aku selalu..”
Dan seperti orang tuli yang berkata, “Tuhan, dimanakah Engkau ?, aku tidak mendengar suaraMu..”

KehadiranMu sering aku abaikan...
Hingga disaat hal yang tidak kuinginkan terjadi, barulah kusadari bahwa Engkau sudah berusaha memberi petunjuk, dan penyesalan pun datang terlambat, karena kerasnya hati yang buta dan tuli.

Meski Ia tidak dapat dilihat secara kasat mata, namun Ia dapat kita lihat melalui hati kita, yang sesungguhnya diberikanNya kepada kita, untuk dapat merasakan KasihNya.

Meski Ia tidak berbicara secara frontal di depan kita, namun SuaraNya dapat kita dengar, karena SuaraNya itu sungguh ada dan Ia selalu berbicara kepada kita, Ia yang selalu rindu akan ungkapan Kasih kita.

amf*22.03.08

aku mau..

aku bagai tanah kering yang nantikan siraman air, ‘tuk segarkan setiap sendi jiwa.
aku bagai langkah kaki yang lelah, berharap ‘tuk terbang, meringankan beban hidup.

kau ubahkan langit yang mendung menjadi aneka warna, seindah pelangi.
kau berikan cahaya yang hangatkan jiwa, meski hanya dengan lilin kecilmu.

melalui sayap-sayapmu, kau beri aku perlindungan, rasakan kenikmatan kasihmu.
aku mau bersamamu.

amf*18.03.08.

Perasaanku

Begitu banyak kata yang ingin kuungkapkan, namun tak satu katapun berani meluncur keluar dari mulutku.
Begitu banyak rasa yang bermain didalam dada, namun masih tak dapat kusimpulkan apa arti dari rasa ini.

Disaat ku tahu hadirnya sebuah cinta, aku menyangkalnya dan minta suatu bukti.
Disaat ia mau menemaniku, aku menolaknya.
Disaat ia mau senangkanku, bersedia bahagiakanku, aku meragukannya.
Karena masih memandang luka yang telah lama tinggal disudut hatiku.

Meskipun cinta itu mencoba menyelimuti setiap tepian hati, namun bimbang tetap bermain didalamnya dan berusaha menggoda setiap luka untuk menunjukkan keberadaannya, mengingatkan bahwa cinta itu dapat mendatangkan luka baru.
Dan hati pun meragukan cinta..

Namun ada rasa lain yang mulai tumbuh, entah darimana asalnya. Bagaikan sebuah bunga yang mulai tumbuh, mekar secara perlahan mulai mengisi setiap sisi hati, hingga degupan sedikit terasa.
Kebimbangan mulai melemah, berganti dengan mekarnya bunga seperti desiran angin yang membelai lembut dan mulai memenuhi hati dengan warna dan keharuman aroma yang ditawarkannya.

Meski bibir ini masih belum mampu mengakui, namun hati seperti telah melemah karena hadirnya rasa yang telah menjadi pengingat, tuk pikirkannya.. semua karena perhatian dan kasih yang diberikannya hingga aku merasakan adanya sebuah ketulusan disana..

amf*13.03.08

Cintamu membuat hati terbakar

Cintamu membuat hatiku terbakar
Kau selalu berikan kasihmu
Meski sering aku biarkan dan anggap itu tak ada

Namun saat kubuka hatiku
Kurasakan cintamu mengalir dari atas kepalaku
Kehangatan kurasakan dari hati sampai ke sekujur tubuhku
Aku merasa terbakar.. segala perasaan mau keluar
Menumpahkan segala isi hatiku terhadap cintamu

Seakan mau meledak, ingin segera ungkapkan segalanya..
Ungkapkan padamu, perasaanku akan cintamu itu..
Lakukan sesuatu.. buktikan perasaanku terhadap cintamu..
Cinta yang kau beri, membuatku terbakar.. menggelora..
Untuk merangkul hati lainnya dengan cintamu..

Terima kasih Tuhan atas Cintamu..
amf*12.03.08

Hidup ini Indah

Didalam kehidupan ini, masalah adalah suatu hal yang biasa, karena dunia ini penuh dengan aneka kisah yang akan mewarnai hidup kita dengan keragamannya. Itulah yang menjadikan hidup ini indah.

Bila kita melihat sekeliling kita, orang2 disekitar kita.. ada banyak orang yang hidup cukup dan berkemewahan, namun banyak pula yang hidup miskin berkekurangan.
Bila kita melihat diri kita sendiri, setidaknya kita masih beruntung dan sudah sepatutnya untuk bersyukur.

Namun tanpa disadari rasa itu mudah luntur ditelan kerasnya kota dan angkuhnya dunia. Hingga mata hanya memandang terhadap hal2 yang semu yang membuat nafsu kita semakin bertambah hingga menjadikan ketidaktenangan dan tidak nyamannya hidup yang dijalani.

Sesungguhnya hidup ini indah.
Andaikan saja kita mau melihat sisi yang berbeda dari setiap sisi kehidupan yang kita jalani..
Andaikan saja kita mau berpikir lebih jernih akan setiap peristiwa hidup yang kita hadapi..
Andaikan saja kita mau memberi ruang bagi akal budi kita untuk bekerja tanpa memberi ruang bagi sang ego..

Maka hidup akan sungguh terasa indah.
Bahkan dari setiap masalah yang ada, akan menjadikan hidup terasa jauh..
Jauh lebih indah !

amf*12.03.08

Mencintaiku..

Diantara puluhan atau bahkan ratusan taman yang pernah kau datangi, taman inilah yang paling kau nikmati keindahannya.. itu terlihat dari senyum manis yang mengukir di wajahmu disaat kau mengunjungi taman ini.
Diantara ribuan atau bahkan jutaan bunga yang bermekaran indah dengan tebaran keharuman yang beragam, akulah yang selalu kau pandangi dan dekati.. ini kurasakan dari genggaman tangan yang dengan lembut menyentuhku dengan belaian nafasmu disekujur tubuhku.

Dalam taman ini ada banyak bunga yang beraneka warna dengan keelokan paras nan indah, yang selalu menebarkan aroma dengan aneka rasa yang begitu menggoda, dan pastinya menggairahkan siapa saja yang ada di taman ini.
Sebaliknya, aku hanyalah bunga biasa yang hanya memiliki helaian kelopak yang terlihat kuat menggenggam tubuhku namun bila disentuh, helaian itu pun rapuh lalu jatuh menyisakan duka yang dalam. Aku juga tak seharum bunga lain di taman ini yang mampu membiuskan getaran penuh cinta yang menggairahkan.

Namun diantara ribuan bunga di taman ini, hanya aku yang selalu kau hampiri, hingga ada getar kebahagiaan disaat kau pandangi aku. Dan kau merawatku, hingga aku dapat selalu melihatmu, merasakan kelembutan yang membuatku selalu menginginkan kehadiranmu bersamaku..
Itu semua membuatku tumbuh berbeda, merasakan akan makna kehadiranku bagimu, dan menjadikan hidupku lebih berarti dari sebelumnya, bahkan aku jadi merasa lebih indah dari bunga2 lain di taman manapun dimuka bumi ini..

Tahukah kau, apa yang paling kutakuti selama ini?
Aku takut keluar dari taman itu, aku tak mau seseorang membawaku pergi dari tempat persembunyianku itu, khawatir akan perlakuan buruk yang senantiasa membayangi kehidupan setiap kami. Karna disaat seseorang membawaku pergi, aku dapat tetap bertahan hidup seperti saat ini atau mati, karena layu.

Dan disaat kau membawaku, aku tak mampu melawan.. karna aku diciptakan untuk siap memberikan keindahan yang ada padaku, bagi sekitarku, sebab itulah tugasku di dunia ini.. dan aku hanya mampu berharap.. agar kau mau merawatku, karena saat ini hidupku berada di tanganmu.
Namun apapun aku pada akhirnya.. aku mencoba untuk bahagia karena selama keberadaanku, aku telah memberikan yang terbaik yang pernah aku miliki. Dan setidaknya aku pernah ada, memberikan warna-warni indah bagi hari2mu.. menebarkan keagungan dan kekaguman akan Sang Pencipta.. yang selalu membuatmu tersenyum, atau.. mungkin saja telah menghiasi setiap tepian hatimu..

Terima kasih atas segala yang kau berikan bagiku, yang telah menjadikanku menjadi jauh lebih indah..
Aku kini adalah bunga di taman hatimu. Bunga yang tidak akan layu selama hati itu tetap memberikan aku ruang dan nafas berselimutkan cinta, untuk dapat terus bertumbuh menuju kehidupan bahagia dalam cinta yang terus menggelora bagaikan lambaian cinta setangkai bunga kepada angin..

amf*04.03.08.

mengejar sang waktu

waktu terus bergerak dari detik ke menit, jam, dan menjadi hari..
waktu seakan tiada mau peduli akan sekitarnya..
terus memacu dirinya untuk terus bergerak..
apapun keadaannya.. apapun alasannya.. waktu tetap bergulir..

dari setiap nafas yang kita hirup.. tetap terus bekerja.. hingga seringkali kita tidak menyadari akan banyaknya udara yang sudah kita hirup sampai saat ini..
dengan nafas yang menderu, aku berlari mengejar sang waktu untuk mengimbanginya, agar aku tidak tertinggal olehnya..

amf*04.03.08.

INDAH

Segala yang terlihat indah, didalamnya belum tentu terdapat keindahan yang sama. Bisa saja terdapat banyak keburukan, entah hanya sebuah titik atau bahkan gumpalan hitam bagai kabut yang memenuhinya.
Dan bisa saja segala yang diluar terlihat indah, didalamnya juga indah, atau bahkan lebih indah.

Titik berwarna hitam, guratan tipis, atau gumpalan berupa kabut sekalipun, meskipun terlihat gelap dan menakutkan, namun dibalik semua itu dapat saja memberikan kekuatan dari dalam sehingga terpancar keindahannya dari dalam sampai luar.

Seperti sebuah bola yang tanpa angin didalamnya, membuatnya tak dapat
mengembang dan melambung tinggi, dan menjadikannya tidak berguna..

amf*04.03.08.

Cintamu membuat lubang di hatiku

engkau begitu baik bagiku.. disaat aku membutuhkanmu, kau selalu ada untukku..
cintamu selalu dapat aku rasakan.. aku bahagia dapat merasakan semua cintamu.. bahkan aku dapat memilikimu..
cintamu padaku begitu besarnya memenuhi hatiku hingga disaat aku lengah, aku merasakan kekosongan.. aku merasakan sepi menghantuiku..

aku tak menyadari kelengahanku, maka aku berusaha membunuh rasa sepi ini.. kucari seseorang yang mampu membasmi kesepian ini.. seseorang yang mampu memberiku cinta yang dapat membuatku bahagia.. namun.. cinta yang kudapatkan hanyalah mampu membuatku melambung tinggi hingga disaat aku sadar akan kebutuhan hatiku.. disaat itu pula aku pun jatuh dan menyisakan rasa sakit di hatiku ..

namun masih saja aku tak sadari kelengahan itu.. tetap kucari seseorang yang mampu memberikan cinta yang mampu membunuh sepiku.. dan aku pun terjatuh lagi.. dan lagi.. bagaikan bola yang dilemparkan keatas, semakin tinggi ku melambung mencapai puncak ketinggian dan sekejap itu pula aku pun jatuh… dan sakit..

dengan berselimutkan rasa sakit yang telah membungkus kesepianku.. kucoba telusuri setiap bagian hati.. kulihat ada banyak luka disana.. itulah luka2ku.. ada luka lama yang telah ditambal dengan tulisan “Cintaku”.. dibagian lain pun kulihat tulisan yang sama dengan label “Cintaku”.. dan kulihat sebuah luka lainnya yang belum lama mengering, juga diberi tulisan “Cintaku”.. kulihat bagian lainnya dan begitu banyak label yang bertuliskan “Cintaku” disana.. semua itu membuatku terkejut.

terlebih disaat kulihat ada bagian yang dipenuhi label “Sepi”, “Rindu”, “Cinta Sejati”, “Bahagia”.. itulah lubang yang selama ini membuatku terus mencari seseorang itu. seseorang yang sesungguhnya telah memberikan aku cinta namun aku tidak menyadarinya hingga aku kurang mencintainya..

Tuhan tambahkanlah cintaku kepadamu.. agar setiap luka yang kau sembuhkan dan lubang itu dapat selalu kau isikan dengan tulisan “Cintaku”!!.

amf*01.03.08.

Ah alangkah indahnya..

Diantara ribuan bahkan jutaan titik air yang turun.. diantara indera perasa yang kumiliki, rasa dingin mulai kurasakan.. Disaat inilah dingin begitu menusuk..

Seandainya perasaan yang membuatku menggigil hingga tak tertahankan ini.. sama dengan rasa cintaku padaNya.. ah alangkah indahnya..
Hingga disaat hati begitu menginginkan peraduan untuk menghangatkan tubuh.. sama dengan perasaan rindu yang dalam akan cintaNya.. ah alangkah indahnya..

Saat dimana aku tak lagi mampu menahan segala asa untuk segera menerima kehangatan cinta dariNya..

Ah aku malu… betapa seringnya aku memiliki keinginan yang begitu menggebu.. namun terhadap Engkau.. aku begitu dingin.. sedingin tetesan hujan yang secara perlahan menusuk tubuhku hingga tubuh ini tetap menggigil kedinginan.. meski berbalut pakaian tebal sekalipun..

amf*14.02.08.

dan Hati pun Berbisik..

Diantara derasnya hujan yang membasahi bumi, aku bergerak dengan cepatnya. Sambil lalu, kedua mata ini memandangi setiap air yang mengalir turun melalui tiang2 jalanan.. yang mengalir perlahan melalui atap2 bangunan.. dan yang menetes perlahan melalui dedaunan.. Secara perlahan mulai kurasakan sapuan sang air dan akhirnya basahi tubuhku.

Kupandangi langit malam ini yang begitu gelap.. kulihat kendaraan yang melaju begitu cepat.. sama denganku, yang coba paksakan untuk terus berjalan supaya hujan tak mengalahkan niatku untuk segera tiba.

Melihat parkiran motor dibawah jembatan dan pejalan kaki yang terpaksa berhenti untuk berteduh.. juga sesaknya orang yang berdiri memadati halte2 di pinggiran jalan.. terlihat suatu keegoisan pengendara yang memacu kendaraannya begitu cepat hingga menghempaskan genangan yang dilewatinya kepada sekitarnya.. suatu sikap ketidakpedulian terhadap sesama.. dan didekat itu nampaklah anak kecil yang berjalan diantara rintikan hujan hanya untuk mendapatkan recehan sebagai balasan sebuah budi atas payung yang dipinjamkannya..

Melihat itu semua.. hati pun berbisik.. Tuhan, terima kasih atas apa yang boleh aku miliki..

amf*14.02.08.

Usia yang memesrakan

Perjuangan yang harus dilakukan bagi pemenuhan kehidupan, tanpa disadari tlah menjadikan jauhnya hubungan yang terjalin.
Seiring mengalirnya waktu.. tanpa disadarinya.. rambut memutih dan raga kian renta barulah kebutuhan akan perhatian mencoba tonjolkan diri meminta perhatian karena sekian lama diabaikan.
Dan kemesraan pun tercipta, meski harus dengan sabar menanti sekian lamanya putaran waktu.. Syukur atas bertambahnya usia yang mampu jadi pengingat untuk tidak pudarnya cinta yang pernah diucapkannya kala usia muda.

Bahagia hati memandang kemesraan yang terjadi diantara kedua orangtua. Terima kasih Tuhan, Kau telah sempurnakan kehidupan rumah tangganya dengan cinta yang tetap menyala meski senja membayang dipelupuk mata.

amf*14.02.08.

Bunga Cinta yang sesungguhnya..

Kehadirannya bagaikan hembusan angin yang perlahan berhembus lalu mengangkat sang jiwa untuk menyadari bahwa tepian hati telah terpesona akan keunikan yang ditawarkan.

Bagaikan buaian di waktu malam yang nyanyikan lagu cinta sebagai pengantar kehangatan dan lamunan akan kesejatian sebuah impian hingga membuat desiran lembut di kedalaman hati.

Namun jiwa seakan ingin bangkit segera dari sebuah mimpi yang terlalu indah, lalu membuka jendela agar hembusan angin kenyataan segera bangunkan sang jiwa untuk memenuhi hati dengan keharuman bunga cinta yang sesungguhnya..

amf*14.02.08.

Tahukah kamu, AKU Cemburu ?

Tahukah engkau bahwa disetiap detik waktu, engkau selalu ada dalam hatiKU sampai kapanpun waktu berputar ?
Tahukah engkau bahwa setelah Jiwa ini KUserahkan, yang KUnantikan hanyalah cintamu.. meski KU tahu bahwa cinta itu tak sedalam cintaKU kepadamu ?
Tahukah engkau bahwa bila didalam hatimu tak ada ruang untuk mencintaiKU, aku akan cemburu ?

Namun karena Kasih ini begitu dalamnya merobek hatiKU, maka AKU tak mampu menghilangkan jejak dari rasa cintaKu.. dan AKU tetap mencintaimu..
Sebab AKUlah sumber dari perasaan cinta yang ada didalam hatimu itu, namun karena kemegahannya, dunia telah membawa pergi cinta itu dari hatimu..
Kini maukah kau telusuri hatimu yang terdalam ? tempat dimana akan kau dapati cinta yang sesungguhnya.. yaitu cinta yang adalah berasal dariKU.

amf*13.02.08.

Asa yang tertahan

Ada senyuman kala melihat suatu tindakan cinta
Ada senandung merdu disaat turunnya hujan perhatian
Ada tarian lembut dalam hati disaat cinta itu dinyatakan

Dan..

Ada kekuatan untuk mencurahkan segala liku dalam mengarungi perjalanan hidup
Ada keinginan untuk bersandar dibahunya, kala hati terasa lelah dan langkah terasa berat
Ada perasaan untuk mencurahkan segala ungkapan sayang

Namun..

Ada perhatian yang tak diungkapkan,
Juga ada kerinduan yang tak mampu diucapkan,
Karna dalam hati masih ada gundah yang menahan segala asa.

amf*10.02.08.

CINTA dalam hati

Seperti lautan yang penuh akan air yang mengalir, demikianlah cinta tetap selalu memenuhi hati dan seakan mau meledak, tuk curahkan segala perhatian, berikan segala rasa yang telah tersimpan lama, teruntuk yang tercinta..

amf*10.02.08.

Kesalahan yang telah jadi penolong

Ingatannya tentang aku adalah disaat menemaniku pergi membeli jaket berwarna merah.
Ingatan mamaku tentangnya adalah dia yang datang membawa oleh2 saat dari luar kota.
Ingatanku adalah dia yang pernah kuberikan puisi2ku hingga membuatnya jatuh hati..
Yang kuingat sebagai sebuah kesalahan yang membuatku berhenti menulis.

Sore ini aku terkejut saat kulihat wajahnya kala ia memanggilku..
Ia tetap terlihat manis dibalik kulit hitamnya.
Meski belasan tahun kami tidak pernah lagi bertemu, namun ia masih mengenaliku.
Bahkan kini jadi penolongku ditengah kemacetan jalan karna banjir yang melanda kotaku.

Tuhan sunggguh baik..
Ia mendatangkan seorang penolong bagiku. Dan Ia juga sembuhkan hatiku..
Sebuah ingatan yang selama ini kusimpan dalam hati, tentang kisah penuh penyesalan.

Ternyata kenangan itu tetap jadi kenangan manis dihati kami,
Untuk lanjutkan hidup kami masing2 melalui jalan yang telah kami pilih.
Terima kasih Tuhan, Engkau sungguh teramat baik bagiku.

amf*01.02.08.

Jadilah seperti..

Jadilah seperti angin yang mampu menerbangkan layang2 ke angkasa.
Jadilah seperti batang pohon yang tetap setia pada dedaunan.
Jadilah seperti awan yang terus mengembara, pagi atau malam tetap mengangkasa.
Jadilah seperti matahari yang terus pancarkan sinarnya tanpa pandang siapa yang disinarinya.
Jadilah seperti bulan yang slalu temani kesunyian malam dengan cahaya terangnya.
Jadilah seperti bintang yang hiasi malam dengan kerlipan sinarnya.

amf*26.01.08.

Lukisan Sang Pencipta

Kala langit biru mengukir lembaran cakrawala, pelukis menorehkan kuasnya dengan warna kesukaannya, membentuk aneka kisah dengan sejuta perasaaan.
Hingga disaat matahari berganti bulan, lukisannya masih ada diatas sana, tetap dengan warna yang sama namun dengan kisah yang berbeda, seperti hiasi hamparan sebuah kanvas.
Hai awan, bergeraklah, bersama angin, melangkahlah kian kemari, ungkapkan segala yang kau rasakan disetiap perjalananmu..


amf*26.01.08.

Topeng Monyet

Kehidupan di dunia ini bagaikan sebuah suratan bagi seekor monyet. Ia tak pernah diberitahu saat ia hendak dibawa keluar dari lingkungannya. Untuk tetap berada di sebuah hutan, bermain riang gembira bersama teman juga untuk bermesraan dan bermanja ria dengan sang induk, tidak pernah ada tawaran baginya.
Kerasnya kehidupan menjadikan seekor monyet sebagai korban pemenuhan kebutuhan hidup manusia, dengan menjadikannya sebagai tontonan lucu, memanfaatkan keunikan sang monyet.

Disaat pentas jalanan itu berlangsung, sang monyet seakan menggunakan topeng, ia berjalan selayaknya manusia.. melangkah dengan melenggak-lenggop penuh rasa bangga dan kepala pun menengadah disaat terdengar gemuruh tepuk tangan penonton.
Disaat itu pula penonton terus tertawa hingga terbahak-bahak melihat tingkah manusianya-sang monyet yang dianggapnya lucu itu.


Entah siapa sesungguhnya yang bangga dengan menjadi manusia…

amf*25.01.08

Jangan sakiti dia..

Meski ia terlihat lusuh dan kotor, ia tetap milikKu..
Meski ia bersikap buruk dan kasar, ia tetap Kusayang..
Apapun dia.. ia tetap anakKu.. dan Aku mencintainya.


amf*25.01.08

Dunia

Sebuah tangan mampu meraih dan menggenggam Dunia,
Namun pikiran tak cukup mampu menalar apa mau dan kata Dunia,
Begitupun hati, takkan mampu menampung segala keinginan yang dimiliki Dunia.

amf*25.01.08

Adalah sebuah Cinta

KesetiaanNya melebihi kasih ranting kepada daunnya.
KelembutanNya melebihi embun pagi yang membasahi setiap dedaunan.
KetulusanNya melebihi belaian sayang seorang ibu.

Dialah, Pecinta yang tak pernah lelah mencinta..
Pecinta yang adil dan sangat setia, yang tak pernah memaksakan cintaNya.
Pecinta yang memberikan seluruh hati dan pikiranNya teruntuk yang dicinta.
Begitu mesra dan lembutnya.. membuat siapapun terlena.. hingga lupa akan kehadiranNya.
Pecinta yang tak pernah menyesal dan tak juga menjadikan suatu sesal.
Begitu indah cintaNya sehingga membawa yang dicinta kepada keabadian.

amf*21.01.08

Lembutnya Sapa

Disaat cahaya bersinar di langit nan biru,
Kudengar sapaan lembut yang membuatku membuka mata,
dan syukuri segala apa yang aku miliki.

Disaat gelap merangkul malam, kurasakan kehangatan pelukan, dan buaian merdu,
Pengantar yang mampu hadirkan hati penuh kedamaian dan cinta,
Untuk selalu merindukan sapaan lembutNya di keesokan hari...

amf@17.01.08

NamaNya..

Disaat kudengar namanya,
hatiku terasa damai.
Disaat kusebut namaNya,
Jiwaku bergejolak.

Dan kasihpun mengalir,
Menggerakkan setiap aliran darah,
Seakan memeluk sekujur tubuh..
Hangatkan setiap sel-nya,
Untuk dapat bersinar,
Warnai hidup ini dengan cinta dariNya..

amf@16.01.08

Layang-layang, terbanglah tinggi..

Wahai Angin terbangkanlah layanganku tuk dengar bisikan lembutmu,
Karna aku ingin terbang melambung tinggi bersamanya..
Menyentuh Langit yang biru, dan menggapai Awan nan putih.

Hingga disaat malam tiba,
Aku dapat duduk memandangi kerlipan Bintang sambil memeluk Bulan..
Dan aku tak perlu bangun lagi karena semua itu bukanlah mimpi.

Oh layang-layangku, terbanglah tinggi..

amf*11.01.08

Perahuku, berlayarlah..

Perahuku, berlayarlah..
Meski ombak yang menerpa seakan mau menelanmu menuju kedalaman,
Meski angin seakan mau menghempaskanmu kearah yang salah,
Dan walaupun badai berusaha menghantamkan dirinya, ingin menumbangkanmu..

Perahuku, berlayarlah..
Bersama kita harus segera sampai tujuan..
Disanalah harapan dan mimpiku berada,
Karna disanalah kebahagiaan abadi sedang menanti kita..

Perahuku, berlayarlah..
Kaulah penopangku.. tambatan hatiku..
Hanya engkaulah yang mampu,
Membawa jiwaku tiba di keabadian itu..

amf*09.01.08

Cinta Terakhirku..

Brikanku hati untuk mencintaimu
Setiap detiknya, tambahkan selalu cinta di hatiku
Jagalah hatiku untuk slalu penuh akan hasrat tuk bahagiakanmu dengan cintaku
Sinarilah aku dengan kasihmu..

Bagai kuncup bunga yang terus tumbuh menjadi bunga dengan mahkota indah,
Harum semerbak penuh warna warni cinta, saat berikan kecupan sayangku..
Dan rasakan hangatnya belaian dan pelukanmu ditubuhku,
Merasakan keindahan cinta sejati bersamamu, cinta yang hanya kudapat darimu.

Demikianlah cinta yang ingin kuberikan, semoga dapat bahagiakanmu,
Sebagai ungkapan rasa cintaku padamu, Tuhanku..

amf*31.12.07

Penjaga Hatiku

Penjaga hatiku sedang duduk termenung, Ia baru saja menangis..
Kegembiraan, kebahagiaan yang pernah ada kini jadi pajangan sebuah cinta,
Menyisakan kepedihan karna harus menahan segala gejolak untuk meraihnya.
Penjaga hatiku, maafkan aku.. yang kembali menyakitimu..

Kini aku kembali memohon, bantu aku membersihkan kepingan setiap luka.
Buatlah lubang yang menganga segera mengering, agar jiwa ini tak lagi bersedih..
Briku kekuatan tuk segera bangkit dengan segala kenangannya.
Penjaga hatiku terima kasih atas pertolonganmu..

Tanpamu, luka ini takkan pulih untuk bangkit dari kegagalan ini..
Tanpamu, aku takkan bisa hadapi dunia ini dengan keremukan hati.
Penjagaku, bentengi hatiku agar aku tak lagi hadirkan luka.
Terima kasih atas kesediaanmu menjadi Penjaga hatiku..

amf*30.12.07

KUTETAP SAYANG KAMU

Jarak yang kini dekat, tanpa adanya usaha diantara kita..
Menjadikannya jauh, melebihi keberadaanmu yang pernah jauh dariku..
Ingatkah kau setahun yang lalu, disaat kau utarakan lagi keinginan hatimu..
Tuk coba menjalin kasih, meski lautan sudah terbayang didepan mata..

Saat itu kujalani hari2ku dengan segenap kekuatanku tuk pertahankan cinta..
Namun tiada lagi kasih disana, seakan namaku tlah lenyap di hati..
Dan disaat kau disini.. saat yang dinanti tak sebahagia yang diharapkan..
Seakan tak perlu lagi benang2 kasih yang harus dirajut bersama..

Aku menyerah.. meski gejolak cinta mengajakku tuk kembali bertahan.
Tapi aku tlah lelah, lelah mengusahakannya sendirian.
Biarlah kenangan kita tetap jadi cerita indah dimusim ini..
Karna sayangku tetap ada untukmu.

amf*16.12.07

Would never be..

B’day is not about the greetings or even the present.
It’s about love.. Coz, its time to thinking about GOD’s love..
How many love that we’ve been received until this age?

Thanks a lot GOD, for all your love for me..
Thanks for being here with me.
Without your Love, this heart would never be like this..
Full of Joy and Love.

amf*09.12.07

Seperti saat bertemu denganMu

Kubayangkan diriku saat hendak bertemu denganMu..
Aku akan merapikan rambutku, membersihkan kuku, kulit, tangan, dan tubuhku. Agar aku dapat tampil cantik dihadapanMu.. Memperlihatkan segala kesempurnaan yang Kau berikan..

Kubayangkan disaat hari itu tiba..
Akan kukenakan baju terindah sulaman mamaku, kan kucoba tuk persembahkan diriku yang terbaik untukMu..
Akan kugunakan pula talenta yang Kau brikan padaku, tuk memperlihatkan betapa besar dan agungNya Engkau, Sang Pencipta, yang memberikan anugerahNya tanpa pandang bulu.
Aku pun akan berkaca, berhias diri supaya hanya kecantikan alami yang memancar indah, yang adalah lukisan karya agungMu dalam hidupku.


Dan hari yang dinantipun tiba..
rasanya seperti indahnya disaat kencan pertama. Detak jantung ini semakin menguat, seperti menantikan saat untuk tampil di panggung.

Kalimat indah yang tlah kurangkai sebagai kata sambutan sudah kupersiapkan jauh2 hari, namun disaat Kau ada dihapanku, masih ada saja kata2 yang tak terucapkan..
Bibir seakan kaku.. tengorokan menjadi kering.. Jantung pun berdetak lebih cepat dari sebelumnya.. Yang ada hanya diam.. Dengan segala kekikukan.

Kado sebagai kenangan pun tlah kupersiapkan sebagai tanda kasihku padaMu, dan hampir saja tak kubawa.. Karna aku begitu gugup..

Dan pertemuan pun terjadi..
Aku merasa senang akan kehadiranMu yang membawa kedamaian bagi hatiku.
Aku dapat tertawa lepas disaat Kau berkisah lucu tentang aku disaat yang lalu..
Kau pun hujaniku dengan pujiian atas segala kesuksesanku.. Betapa bangganya Engkau padaku..
Dan disaat kita hendak berpisah, Kau berikan ciuman dikeningku, dengan ucapan terima kasihMu padaku, betapa berartinya aku bagiMu..

Semoga hari ini bukan hari terakhir pertemuan kita.
Aku sangat bahagia dan merasa dikasihi dan diberkati olehMu.

Pintu hatiku akan slalu kubuka bagiMu..
Kuingin kau tetap selalu ada dan tinggal didalamnya.
Karna ku tak ingin sendirian.
aku ingin Kau slalu ada dihatiku.. Slalu Merasakan saat2 indah kala jumpa pertama.. Semoga ini bukan detik indah terakhir yang dapat kumiliki..
Karna bersamaMu.. aku punya pengharapan.. Berharap.. Bermimpi..

Terima kasih Tuhan, atas pertemuan sepanjang hari ini.
Terima kasih, tlah Kau kirimkan wakil2Mu di hari bertambahnya usiaku ini.
Semoga detik hidupku kini akan berubah menjadi detik berpengharapan akan Engkau.. Karna Engkaulah penciptaku di dunia ini.. Kaulah sumber cintaku..
Terima kasih atas cintaMu.

amf*04.12.07

Sebuah Cinta

Aku seperti air keruh yang kotor ditepian kali,
yang hanya mampu memperburuk keindahan sekitarnya.
Seperti kaca yang telah mengeluarkan butiran beningnya,
yang hanya menanti disentuh untuk menjadi hancur dari keretakannya.

Hanya Engkau yang mampu..
Menjadikannya jernih kembali.. sebening tetesan air hujan yang turun dari langit,
untuk membasahi bumi yang kering.
Memberi kesegaran dan kenikmatan tentang sebuah cinta..

Hanya Engkau yang mampu..
Menjadikan butiran kaca yang hancur.. kembali utuh membentuk sebuah bingkai..
Untuk memantulkan semua yang nampak.
Memberi gambaran yang utuh tentang indahnya sebuah cinta..

amf*30.11.07

DAMAI DI HATI, DAMAI DI BUMI

Disuatu malam terdapat sebatang lilin kecil yang menyala di sudut ruangan.. kemudian seorang anak datang menutupi lilin tersebut dengan selembar kertas untuk mengelilingi tubuh sang lilin. Seketika itu juga ruangan itu berubah menjadi sangat gelap karena cahaya yang dikeluarkan sang lilin tak mampu menembus keluar dari permukaan kertas itu.

Menjelang akhir tahun, kita segera memperingati hari kelahiran Tuhan Yesus, yaitu suatu kelahiran yang menandakan kedatangan Putra Bapa ke dunia, bagi segenap manusia. Ia sama seperti kita, dapat merasakan sakit saat dilukai, merasakan pedihnya kisah sengsara yang harus dijalaniNya hingga disalibkan dan mati bagi dosa manusia. Namun Ia tetap mau mencintai manusia sehingga damai tetap ada, bahkan tetap selalu dibagikanNya karena Ia datang ke dunia untuk membawa kedamaian.

Tuhan menciptakan setiap manusia baik adanya, termasuk hati yang ada dalam setiap jiwa. Namun didalam perjalanan hidup manusia.. banyak diwarnai oleh banyak kisah dengan aneka rasa, hingga terdapatlah apa yang dirasakan sebagai degupan kebahagiaan, juga goresan kesedihan.

Manusia sangatlah mudah mengalami rasa sakit saat dilukai. Disaat manusia tetap menyimpan segala kesesakan itu didalam hatinya, akan menyisakan goresan luka dalam hatinya.. membuat getaran bahagia yang pernah hadir takkan mampu lagi dirasakan, sukacita pun menjauh.. karena terang kasih yang diberikan Tuhan tak dapat tinggal didalam hati maka tak dapat bersinar menyinari sekeliling. Yang nampak hanyalah sinar kesedihan yang akan terpancar ke luar. Hati adalah jendela sebuah jiwa.. Maka seperti kisah lilin, kedamaian yang sudah Tuhan berikan bagi setiap manusia.. yang secara khusus.. setiap malam Natal yang kudus, kita selalu diingatkan tentang kehadiranNya yang membawa damai..

Damai Tuhan tetap dicurahkan bagi kita, siapapun dan apapun kita.. seperti halnya bulan yang akan tetap setia menemani malam untuk memberikan seberkas cahaya bagi bumi. Namun.. adakah kita mau menerima damai itu didalam hati kita ? apakah kita mau memelihara kedamaian itu sehingga damai yang ada dalam hati kita dapat menjadi secercah cahaya baru yang mampu menerangi bumi yang kita pijak ini ?

Kita semua memiliki damai Tuhan dan kita pun diutus.. untuk menjadikan damai itu tetap ada didalam hati kita, untuk menjadikan bumi ini damai adanya.. seperti Tuhan Yesus yang datang kebumi untuk memberikan damaiNya bagi kita semua. Salam Damai..

amf*29.11.07

Keabadian Cinta

Temani aku cinta,
Peluk aku dalam dekapanmu..
Biarkan jemarimu sentuh hatiku,
Bisikanmu membawaku ke alam penuh aroma bunga2 cinta..
Hingga nafasmu mengantarku menuju hasrat yang menggelora,
Untuk bersama saling merenda keabadian..

amf*10.07

Abadikah Cinta ini ?

Kau datang dan tawarkan cinta
Namun sepi membawa cintaku pergi hingga terpisah lautan
Waktu pun melenyapkan bunga cinta yang menanti bersemi diwaktu malam
Yang ada hanya kesepian hati..

Cinta pun seakan meninggalkanku tuk mencinta dan meratap diri..
Memandangi cinta dari kejauhan seakan tak mampu berbuat dan berkata apapun
Karna setiap kata yang diucapkannya seakan terbang ditiup angin yang dingin..
Dan setiap rindu yang terasa seakan dilumatkan oleh gemuruh ombak kenyataan yang menghantam

Karna cinta selalu diam, hanya memikirkan kecintaannya sendiri, tak ada lagi perhatian,
Tak lagi ingat akan kata2 yang didengar dan diucapkannya tentang cintanya..
Cinta seakan membisu, tak punya perasaan dan hati
Cinta seperti inikah yang dinanti dan diharapkan sebagai cinta yang abadi ?

amf*30.09.07

Kesempurnaan KasihMu

Saat aku jatuh cinta,
Kuberikan kasih terindahku hanya untuknya..
Dan kupenuhi hariku dengan kemesraan cinta bersamanya..
Seindah kelopak bunga yang bermekaran indah, mewangi..
Seakan tak ada yang seindah cinta dariku..

Saat masalah membuat tubuh dan jiwa ini letih,
Hati pun berharap akan kasih yang tulus..
Namun diri ini merasa sendirian, seakan tiada cinta untukku..
Akhirnya Kau datang menghampiri.. dan,
Kurasakan Kasih yang mau mengerti dan mencintaiku dengan ketulusan..

Aku malu.. Aku tak pernah tampil cantik dihadapanNya..
Aku tak pernah berbunga2 saat menantikan kehadiranNya, seperti keinginanNya akan hatiku..
Aku bisa berikan hadiah dan kejutan indah bagi kekasihku, tapi mengapa tidak bagiMu ?
Aku bisa selalu merindukan kekasihku, tapi mengapa bersamaMu.. semua terasa biasa ?
Aku tak pernah mencintaiNya seperti kesempurnaan yang ada dalam KasihMu..

Tolonglah aku.. ajariku untuk mencintaiMu..
Mengukir indah namaMu disetiap tepian hati ini,
Seperti disaat aku mencintai sesamaku..
Selalu bahagiakanMu, mencintaiMu dengan tulus hati, membalaskan KasihMu..
Meski tahu, ku takkan mampu menandingi Kesempurnaan KasihMu padaku..

amf*28.09.07

Kumohon jangan tinggalkan aku

Tuhan ku tak dapat hidup tanpa kasih dan setiaMu disepanjang hidupku
Aku tak ingin ditinggalkan.. aku tak mampu sendirian..
Saat kecewa datang dan membuatku tuk maju kedepan
Kucoba tuk tegar meski jiwa resah dan mengeluarkan air mata

Aku tak boleh begini selamanya, karna tak ada yang abadi
Semua orang pasti akan tinggalkanku, hanya Engkau yang akan slalu ada bersamaku
Kaulah yang paling setia, cintaMu tak terbatas.. juga Kasih dan perlindunganmu yang tak terkatakan
Meski telah banyak kata dan lukisan yang kucoba tuk ungkapkan, namun semua tak sebesar KasihMu

amf*27.09.07